Petinju Manny Pacquiao (kanan) berlatih bersama pelatihnya, Buboy Fernandez. (Foto: Olenas.id/Daily Tribune)

OLENAS.ID – Saya termasuk salah satu dari jutaan orang yang kecewa atas pembatalan laga Manny Pacquiao vs Errol Spence Jr. Pertarungan penyatuan gelar kelas Welter WBA/IBF pada 21 Agustus 2021 di Las Vegas batal karena Spence Jr mengalami cedera di retina mata kirinya.

Pacquiao vs Spence Jr seharusnya menjadi duel level dewa yang penuh ingar-bingar di kelas welter dalam 6 tahun terakhir. Sejak Pacquiao bertarung melawan Floyd Mayweather Jr pada 2015, Spence Jr merupakan lawan sepadan dengan dewa tinju Filipina yang juga seorang senator itu.

Sesuai julukannya, The Truth, Spence Jr adalah lawan sebenarnya untuk Pacquiao, yang bakal menutup karier tinjunya yang gilang-gemilang seusai laga ini. Spence Jr adalah juara dunia, alumni Olimpiade London 2012. Petinju kidal ini belum pernah kalah di ring profesional dan sedang berada di puncak karier.

Lima faktor itu yang bagi saya membuat laga Pacman vs The Truth sangat menarik. Sepanjang kariernya, Pacquiao sudah mengalahkan 22 juara dunia: Chatchai Sasakul, Lehlohonolo Ledwaba, Jorge Eliecer Julio, Marco Antonio Barrera (dua kali), Erik Morales (dua kali), Oscar Larios, Jorge Solis, Juan Manuel Marquez (dua kali), David Diaz, Oscar De La Hoya, Ricky Hatton, Miguel Cotto, Joshua Clottey, Antonio Margaroto, Shane Mosley, Brandon Rios, Timothy Bradley (dua kali), Chris Algieri, Jessie Vargas, Lucas Matthysse, Adrien Broner, dan Keith Thurman. Luar biasa! Sayang, Spence Jr batal menjadi juara dunia ke-23 yang menjadi lawan Pacquiao.

Pacquiao juga sudah mengalahkan petinju-petinju alumni Olimpiade: Chatchai Sasakul, David Diaz, Oscar De La Hoya, dan Miguel Cotto. Sang Senator juga sudah mencederai rekor tak pernah kalah dari 9 lawan: Rocky Palma, Dele Desierto, Chae Seung-kon, Nedal Hussein, Emmanuel Lucero, Jorge Solis, Chris Algieri, Tim Bradley, dan Keith Thurman.

Gagal Coreng Rekor Spence Jr
Jadi, sebenarnya menarik menantikan kemampuan Pacquiao mencoreng rekor sempurna Spence Jr. Perbedaan usia 11 tahun antara Spence Jr (31 th) dan Pacquiao (42 th) juga menjadi daya tarik, karena akan menjadi pembuktian kebugaran sang legenda.

Lantas faktor kidal. Spence Jr adalah lawan bergaya kidal pertama yang bakal dihadapi Pacquiao dalam 13 tahun terakhir. Petinju kidal terakhir yang menjadi lawan Pacquiao adalah David Diaz, pada 28 Juni 2008. Menarik bukan?

Pembatalan Pacquiao vs Spence Jr jelas membuat daya tarik duel Pacman kali ini memudar. Lawan pengganti Spence Jr memang sudah dimajukan, yaitu Yordenis Ugas dari Kuba.

Yordenis Ugas, lawan pengganti Errol Spence Jr untuk menghadapi Manny Pacquiao pada 21 Agustus 2021. (Foto: Olenas.id/Premier Boxing Championships)

Ugas jelas bukan petinju abal-abal karena Ugas adalah alumni Olimpiade Beijing 2008. Dia juga berstatus juara reguler kelas welter WBA. Tetapi siapa yang kenal dia? Nama Ugas sama sekali tidak terkenal. Popularitas adalah salah satu daya tarik utama pementasan tinju profesional.

Bagi lawan-lawannya, Pacquiao ibarat sinar lampu yang selalu menarik ngengat untuk mendekat. Dia masih menjadi tantangan utama untuk petinju-petinju yang sedang berusaha menggapai tahta tertinggi dalam persaingan di tinju profesional, dan Spence Jr saat ini ada dalam daftar tunggu pertama untuk menggapai status superstar.

Sebab itu pembatalan duel Pacquiao vs Spence Jr membuat jutaan penggemar tinju dunia kecewa. Tidak ada lagi bayangan keseruan antara seorang legenda dan calon penggantinya.

Pacquiao sendiri sebenarnya tidak terlalu peduli siapa pun lawan yang bakal dia hadapi. Apa yang dia butuhkan saat ini adalah uang dan politik. Itu dua alasan utama sang senator tak kunjung gantung sarung tinju.

Perlu waktu lebih lama lagi bagi pencandu tinju dunia, termasuk saya untuk melihat laga akbar seperti yang terjadi di era Muhammad Ali, Sugar Ray Leonard, Mike Tyson, De La Hoya, atau Pacquiao vs Floyd Mayweather Jr. Pertunjukan tinju profesional dengan standar tertinggi dan mampu membuat pemirsa tercengang.

Entahlah, apakah tahun depan Pacquiao masih cukup bugar untuk menghadapi Spence Jr. Atau mungkin Pacquiao malah akan pensiun setelah pertarungan melawan Ugas.

Sebagai catatan, laga Pacquiao vs Ugas tetap digelar sesuai jadwal Pacquiao vs Spence Jr yang batal. Duel dilaksanakan di T-Mobile Arena, Las Vegas, 21 Agustus 2021.*

Artikulli paraprakTiga Asisten Shin Tae-yong Mundur Dengan Alasan Personal
Artikulli tjetërBank BRI Sponsor Utama Liga 1 2021/2022