Petinju Filipina Manny Pacquiao (kanan) akan menghadapi petinju Kuba Yordenis Ugas (kiri) (Foto: olenas.id/istimewa)

OLENAS.ID – Pembatalan pertarungan kelas welter antara Manny Pacquiao vs Errol Spence Jr, sadar atau tidak, memunculkan tren baru. Tren itu tidak lain duel antara petinju Filipina vs Kuba di tinju profesional level dunia.

Duel Pacquiao vs Spence Jr di T-Mobile Arena, Las Vegas pada 21 Agustus 2021 batal. Kegagalan itu hanya dua pekan sebelum laga setelah Spence Jr menderita cedera di retina mata kiri.

Kemudian muncul nama petinju asal Kuba, Yordenis Ugas yang menggantikan Spence Jr menghadapi Pacquiao. Tempat dan tanggal pertarungan tetap, hanya lawan dan sabuk juara yang berganti. Pacquiao vs Ugas memperebutkan sabuk juara super kelas welter WBA dan tidak ada sabuk WBC/IBF yang memang milik Spence Jr.

Sepekan sebelum Pacquiao vs Ugas, juga akan digelar pertarungan petinju Filipina vs Kuba. Duel itu memperebutkan gelar kelas bantam WBO antara juara bertahan asal Kuba, Guillermo Rigondeaux vs John Riel Casimero dari Filipina di Carson, California pada 14 Agustus 2021.

Pertarungan tinju pro level dunia antara petinju Filipina vs Kuba sesungguhnya jarang terjadi. Duel terakhir antara Kuba vs Filipina terjadi delapan tahun lalu. Saat itu, Rigondeaux mengalahkan Nonito Donaire dalam unifikasi gelar kelas bantam super WBA/WBO di New York pada 13 April 2013.

Sebelum Rigondeaux vs Donaire ada duel Kuba vs Filipina lainnya, yaitu antara Yuriorkis Gamboa vs Michael Farenas. Pertarungan itu memperebutkan gelar juara interim kelas bulu WBA di Las Vegas pada 8 Desember 2012.

Duel Gamboa vs Farenas dari dua negara tersebut menjadi yang pertama karena belum ada duel Kuba vs Filipina di tinju pro level dunia. Berbeda dengan di tinju amatir yang lumayan sering mempertemukan Kuba vs Filipina di level tertinggi.

Olimpiade Barcelona 1992

Pertandingan di Olimpiade Barcelona 1992 yang paling diingat ketika petinju Filipina kalah oleh wakil Kuba sehingga gagal meraih medali emas. Roel Velasco dari Filipina kalah KO oleh Rogelio Marcelo dari Kuba di semifinal kelas layang.

Sementara petinju Filipina yang lain di Barcelona 1992, Roberto Jalnaiz juga kalah KO dari wakil Kuba, Joel Casamayor dalam laga babak ketiga di kelas bantam. Menariknya, Marcelo dan Casamayor akhirnya meraih emas.

Tidak Dapat Izin Tanding

Sementara itu kabar terakhir semua pihak setuju dengan pembatalan Spence Jr. Menurut keterangan Nick Giongco dari kubu Pacquiao, cedera retina yang dialami Spence Jr bukan omong kosong seperti yang disangkakan.

Spence Jr tidak mendapatkan izin bertanding dari Komisi Atletik Negara Bagian Nevada (NSAC) karena kondisinya tidak 100 persen bugar. Sebagai pihak yang bertanggung jawab terhadap perizinan dan keselamatan petinju yang akan naik ring di wilayah yurisdiksinya, NSAC tidak ingin terjadi fatalitas terhadap petinju.

Kubu Pacquiao sangat paham soal pemberlakuan aturan yang sangat ketat di Nevada. Sebab itu mereka memaklumi pembatalan ini, dan menerima segala konsekuensi yang bakal terjadi.*

Artikulli paraprakBank BRI Sponsor Utama Liga 1 2021/2022
Artikulli tjetërKetum PSSI Akui Kapolri yang Minta Liga 1 Mundur Satu Pekan