Petinju Manny Pacquiao bersama dua mitra latihnya, Maurice Lee (kiri) dan Alexis Rocha. (Foto: olenas.id/istimewa)

OLENAS.ID – Petinju Manny Pacquiao menambahkan satu mitra latih sebagai persiapan menghadapi pertarungan melawan Yordenis Ugas. Duel perebutan gelar kelas welter WBA Super antara Pacquiao vs Ugas di T-Mobile Arena, Las Vegas pada Sabtu, 21 Agustus 2021.

Ugas adalah lawan pengganti bagi Errol Spence Jr yang mendadak mundur dari rencana, karena tidak lulus tes kesehatan setelah cedera di retina mata kiri. Buntutnya, dia tidak mendapatkan izin tampil dari Komisi Atletik Negara Bagian Nevada (NSAC) sehingga urung naik ring.

Ugas sendiri seharusnya bertanding dalam partai tambahan Pacquiao vs Spence Jr. Namun calon lawan petinju asal Kuba itu, Fabian Madiana, juga cedera. Jadilah Ugas dinaikkan ke partai utama melawan Pacquiao.

Saya tidak melihat ada pengaruh usia dalam diri Manny. Kecepatan geraknya masih luar biasa

Dalam persiapan menghadapi Spence Jr yang kidal, Pacquiao juga memakai mitra latih petinju kidal, yaitu Ivan Redkach dan Giovanni Cabrera. Lantaran Ugas bukan kidal, Pacquiao menambahkan satu mitra latih petinju ortodoks yaitu Alberto Gonzalez. Redkach dan Cabrera tetap dipakai, dengan arahan keduanya harus bergaya ortodoks.

Gonzalez berusia 26 dan berasal dari New York. Dia bukan orang baru bagi Pacquiao, karena pada 2019 sudah dipakai sebagai mitra latih dalam persiapan menghadapi Adrien Broner dan Keith Thurman. Rekor pro Gonzalez adalah 7-0-0 (3 KO).

Sedangkan Cabrera petinju asal Chicago berusia 27. Petinju kidal di kelas ringan junior ini punya rekor 18-0-0 (7 KO). Redkach menjadi mitra latih paling senior. Petinju asal Ukraina tersebut sudah berusia 35 dengan rekor bertarung 23-6-1 (18 KO).

Tak Berpengaruh

Menurut asisten pelatih Pacquiao, Marvin Somodio, perubahan lawan bagi petinjunya tidak terlalu berpengaruh.

“Perubahan ini hanya berpengaruh sedikit. Lebih susah kalau berlatih dengan lawan ortodoks. Manny lebih terbiasa berlatih menghadapi petinju ortodoks ketimbang kidal,” kata Somodio dalam rilis MP Promotions.

Sebelumnya dalam tim Pacquiao ada empat mitra latih. Selain Cabrera dan Redkach, ada Maurice Lee dan Alexis Rocha. Namun keduanya tersingkir karena pelatih kepala Freddie Roach kurang berkenan. Lee dan Rocha dinilai kurang suka infight, cenderung boxer. Keduanya hanya dua pekan menjadi mitra latih Pacquiao.

Lee tak segan memuji Pacquiao yang kecepatannya tak menurun meski sudah tergolong veteran. Dia menilai Pacman bakal menang di laga tersebut.

“Saya tidak melihat ada pengaruh usia dalam diri Manny. Kecepatan geraknya masih luar biasa,” kata Lee.

“Kalau dia konsisten di tengah ring, tidak banyak terdesak ke tali ring, menyerang lebih dahulu, dan memukul dari banyak sudut maka dia akan menang,” kata petinju yang pernah menjadi mitra latih utama Floyd Mayweather Jr dalam persiapan menghadapi Conor McGregor empat tahun lalu.*

Artikulli paraprakLiga Inggris Kembali Hadir, Jadwal Laga Perdana Ada Tottenham Vs Man City
Artikulli tjetërKalah Dari Tim Promosi di Liga Inggris, Arteta: Arsenal Mengecewakan