Pebulutangkis Exist Badminton Club Fitriani (kiri bawah) berlaga di nomor tunggal dewasa putri di Yuzu Isotonic Akmil Open 2021. (Foto: olenas.id/istimewa)

OLENAS.ID – Tunggal dewasa putri bakal menjadi salah satu nomor yang paling menarik di turnamen Yuzu Isotonic Akmil Open 2021. Mantan pemain pelatnas, Fitriani turut tampil yang menjadikan persaingan di nomor itu bakal ketat.

Fitriani merupakan pemain terbaik kedua Indonesia di ranking BWF. Saat ini, dirinya berada di peringkat 40 dunia. Sedangkan peringkat pertama tak lain Gregoria Mariska yang berada di peringkat 21 dunia.

Pencapaian pemain asal klub Exist Jakarta ini pun termasuk mengesankan. Dia menjadi satu-satunya pebulutangkis putri Indonesia yang mampu meraih gelar juara juara turnamen level Grand Prix Gold atau super 300 pada kurun tahun 2015- 2020.

Senang karena hari ini bisa menang. Saya akhirnya bisa bertanding lagi dan bertemu teman-teman

Persoalannya, Fitriani sudah lama tidak turun bertanding sehingga tidak mudah bagi dia meraih gelar juara. Ia akan mendapat tantangan keras dari pemain-pemain unggulan lain, di antaranya Gabriella Meilani Moningka yang baru saja meraih medali perunggu di PON Papua 2021.

Sebelum meraih medali perunggu, Gabriela mengalahkan unggulan pertama Ruselli Hartawan di babak perempat final. Penantang lainnya dari nomor tunggal dewasa putri ini tak lain Desima Aqmar Safarina. Ia baru saja mengantarkan Jawa Timur meraih emas beregu putri PON Papua 2021.

Pemain yang mewakili klub PB Djarum ini, bermain apik di final beregu putri PON tersebut. Ia mengalahkan atlet pelatnas, Stephani Widjaya, 21-18, 17-21, 22-20. Kandidat juara lainnya adalah Yulia Yosephine Susanto. Pemain asal klub Samrock Medan ini, cukup berpengalaman mengikuti turnamen level internasional.

Mutiara Ayu Puspitasari Jadi Kuda Hitam

Di luar empat unggulan utama tunggal dewasa putri, pemain muda PB Djarum Mutiara Ayu Puspitasari bakal menjadi kuda hitam. Meski masih berusia 15, namun Mutiara sudah meraih gelar juara internasional di kelompok senior. Mutiara merupakan juara Slovenia International Series pada Mei 2021.

Mutiara juga menjadi unggulan pertama di tunggal taruna putri atau U-19. Dirinya mendapat tantangan mojang-mojang Bandung seperti Kyla Legiana Agatha (unggulan kedua), Keisha Fatima Az-Zahra (ungulan ke-5) dan Destria Cahya Purnama (unggulan ke-6). Mereka berasal dari klub Mutiara Cardinal Bandung.

Selain itu ada tantangan dari rekan sendiri, seperti Aurelia Salsabila (unggulan ke-3), Ruzana (unggulan ke-4), Shandy Tirani Mahesi (unggulan ke-7) dan Aura Ihza Aulia (unggulan ke-8).

Di bagian tunggal dewasa putra, Enzi Shafira menjadi unggulan utama. Pemain dari klub Candra Wijaya berusia 24 tahun tersebut bersaing dengan pemain-pemain muda dalam perebutan gelar juara. Mereka yang menjadi rival Enzi seperti Muhammad Febriansyah (21) dan Rizky Febriansyah (20). Pesaing lainnya, Damas Mawardi Putra (18) dan Benito Putra Ananda (20) dari klub Exist Jakarta. Sedangkan klub PB Djarum menurunkan Kafi Raditya Pandika (18), Mochamad Fajar Ardi Pradana (19) dan Muh. Azahbru B. Kasra (19).

Fathan Arfa Lolos Rintangan

Sementara, atlet tunggal putra U-11, Fathan Arfa Harnanto berhasil melalui rintangan pertamanya. Pemain asal klub Gold Champion Banjarnegara ini mengalahkan Jason Abercio Dewa Gamaleno dari klub Smash Sukoharjo dengan skor 21-17, 21-18 di GOR Djarum Magelang, Kamis (28/10/2021).

Tunggal putra U-11, Fathan Arfa Harnanto lolos dari rintangan pertama. (Foto: olenas.id/istimewa)

“Senang karena hari ini bisa menang. Saya akhirnya bisa bertanding lagi dan bertemu teman-teman,” kata Fathan.

Kembali bertanding setelah hampir dua tahun tanpa turnamen menjadi momen yang membahagiakan buat Fathan. Atlet muda yang mengidolakan Anthony Sinisuka Ginting ini berharap bisa bermain maksimal dan merebut juara. Sebelumnya, Fathan pernah menjadi juara di Tidar Cup 2019.

Pertandingan mulai pukul 08.00 WIB hingga pukul 22.00 WIB. Berikut jadwal lengkapnya:

Babak Kualifikasi: Kamis (27 Oktober 2021)-Minggu (31 Oktober 2021)
Babak Utama: Senin (1 November 2021)-Kamis (4 November 2021)
Perempat final: Jumat (5 November 2021)
Semifinal:
Sabtu (6 November 2021)
Final: Minggu (7 November 2021)*

Artikulli paraprakPerebutkan Hadiah Rp270 Juta, Yuzu Isotonic Akmil Open 2021 Hadirkan Klub-klub Elite
Artikulli tjetërYunus Nusi Tegaskan PSSI Akan Tindak Tegas Pengaturan Skor