Turnamen esports Oxtrade musim kedua memperebutkan hadiah Rp500 juta. (Foto: olenas.id/istimewa)


OLENAS.ID – Turnamen esports Oxtrade memasuki musim kedua mulai 1 November 2021. Turnamen yang memperebutkan hadiah total Rp500 juta ini mempertandingkan Free Fire, PUBG Mobile, DOTA 2 dan Valorant.

Turnamen esports musim kedua ini bakal lebih ketat dan menantang. Terutama setelah musim pertama berjalan sukses. Bahkan, menurut CEO Oxtrade Elizabeth Breau, peserta turnamen musim pertama mencapai 10 ribu.

Persaingan bakal ketat karena setelah melalui babak kualifikasi, hanya 12 tim terbaik dari Divisi Free Fire dan 16 tim terbaik dari Divisi PUBG Mobile yang lolos grand final. Mereka yang lolos akan bertanding secara online pada 11-12 Desember 2021.

Melihat sangat besarnya antusiasme pada event ini, kami berharap turnamen Oxtrade bisa menjadi satu wadah baru bagi para gamers esports yang bhineka di Indonesia

Sedangkan 2 tim terbaik dari Divisi MLBB, DOTA 2 dan Valorant bertanding secara offline. Menurut rencana, mereka akan tampil di final di Highgrounds Indonesia.

Peserta Esports Sangat Antusias

Elizabeth menuturkan bila peserta sangat antusias mengikuti turnamen musim pertama. Jumlah peserta yang termasuk besar menjadi langkah awal yang baik bisa menarik minat para gamers pemula (amatir) di Indonesia untuk berpartisipasi di turnamen ini.

“Melihat sangat besarnya antusiasme pada event ini, kami berharap turnamen Oxtrade bisa menjadi satu wadah baru bagi para gamers esports yang bhineka di Indonesia. Mereka tetap bisa berkarya dan produktif di masa pandemi ini,” kata Elizabeth dalam keterangan pers, Jumat (29/10/2021).

Hal tersebut sejalan dengan menjadikan trading sebagai salah satu alternatif baru platform esports. Platform ini melatih milenial melakukan perdagangan nilai tukar atau lebih banyak lagi mengetahui keadaan perekonomian dunia dan negara.

“Jadi, ini melatih keahlian analisis perekonomian dan juga self control kepada pergerakan market yang ada,” ujar Elizabeth lagi.

Turnamen Oxtrade musim kedua ini terbuka untuk seluruh gamer Indonesia dari berbagai kalangan. Baik pemain amatir maupun pro bisa mengikuti turnamen. Mereka diharapkan mampu menunjukkan bakat serta potensi di dunia esports ini.

Kolaborasi Oxtrade dengan Yamisok Platform Indonesia dalam penyelenggaraan turnamen ini sebagai bentuk komitmen dalam mendukung dan memperkuat kerjasama dengan industri pendukung esports di Indonesia. Dari kolaborasi ini bakal muncul lebih banyak lagi atlet esports potensial dan bertalenta.

Yamisok sendiri merupakan platform komunitas gamer dan juga esports yang berdiri pada 2017. Yamisok memiliki berbagai macam fitur seperti turnamen, profile, komunitas, leaderboard, serta market. Mereka sepenuhnya mendukung ekosistem industri esports khususnya di Indonesia.

Pertandingan Oxtrade, seperti di musim sebelumnya, bisa dinikmati melalui channel YouTube Yamisok. Menurut rencana semua pertandingan di turnamen akan tampil di saluran YouTube. Pada musim pertama, penonton pertandingan mencapai lebih dari 300 ribu orang. Jumlah itu terus bertambah setiap harinya.*

Artikulli paraprakTunggal Putra U-11 Selesaikan Misi, Wakil Klaten Bertahan
Artikulli tjetërTim Limbung, Target Direvisi Menjadi 10 Besar BRI Liga 1 2021/2022