Dirut PT PSS, Andywardhana Putra saat memberikan keterangan. (Foto : Sujianto/OLENAS)

OLENAS.ID – PSS Sleman mengubah targetnya dalam BRI Liga 1 2021/2022 menjadi 10 besar. Hal ini tak terlepas dari kurang moncernya performa tim dalam 8 laga yang sudah dilalui. Saat ini PSS pun harus terdampar di papan bawah klasemen sementara di posisi 16 atau dua tingkat di atas posisi juru kunci.

“Mungkin ada sedikit revisi, seperti sebelumnya kita canangkan target 5 besar. Tapi saat ini, kalau realistis, berat untuk itu<” kata Direktur Utama PT Putra Sleman (klasemen) kepada wartawan di Sleman, Sabtu (30/10/2021).

Pertimbangan Andy tentu dengan melihat kondisi tim yang sedang limbung. Delapan laga dengan raihan 8 poin, sama dengan perolehan Persik Kediri dan Barito Putera bukanlah hasil yang bagus.

Performa buruk itu tak pelak membuat suporter menyoroti pelatih PSS, Dejan Antonic dan memintanya dipecat tagar #Dejanout yang terus muncul di media sosial. Lelaki asal Serbia itu dinilai tidak becus menangani Super Elang Jawa. ***

Artikulli paraprakTurnamen Esports Oxtrade Season 2 Perebutkan Hadiah Rp500 juta
Artikulli tjetërNasib Dejan Antonic Ditentukan Dari 2 Laga Terakhir PSS Sleman