Irfan Jaya merayangkan golnya (Foto : Ist)

OLENAS.ID – PSS Sleman meraih tiga poin yang sangat dibutuhkan setelah berhasil menekuk Borneo FC 2-1 lewat brace Irfan Jaya di Stadion Manahan, Solo, Senin (1/11/2021). Kemenangan dalam lanjutan pekan ke-10 BRI Liga 1 2021/2022 itu mengatrol posisi PSS dari posisi 16 ke 13, menjauhi zona degradasi.

Pelatih PSS, Dejan Antonic menurunkan line up yang cukup menarik. Empat gelandang diturunkan sekaligus yakni Irfan Jaya, Irkham Mila, Fitrah Ridwan dan Arsyad.

Komposisi itu membuat PSS gencar melancarkan tekanan ke lini pertahanan Borneo FC. Sektor kanan yang mengandalkan kecepatan Irfan Jaya membuat kerepotan pertahanan Borneo FC. Meski begitu permainan cenderung monoton, bahkan beberapa kesalahan elementer dilakukan oleh pemain kedua tim. Akibatnya aliran bola mudah terputus.

Super Elang Jawa mendapat peluang emas di menit ke-37 saat Mario Maslac melakukan tandukan keras. Sayang kiper Borneo FC, Gianluca Pandeynuwu mampu menepis dan menghasilkan tendangan penjuru.

PSS akhirnya mampu mengais gol saat babak pertama akan berakhir, tepatnya di menit ke-46 melalui Irfan Jaya. Setelah mengecoh pemain belakang Borneo FC, Irfan Jaya melepaskan tendangan melengkung ke tiang jauh yang tidak bisa dijangkau kiper Gianluca Pandeynuwu.

Di babak kedua pertahanan PSS tetap solid menahan gempuran Borneo FC. Beberapa pemain pun ikut turun membantu pertahanan.

Namun di menit ke-57 terjadi pelanggaran di kotak penalti yang dilakukan oleh bek PSS, Arthur Irawan. Ia mencoba menghentikan Wawan Febrianto, yang berujung dengan hadiah kartu kuning dan tendangan penalti.

Francisco Torres dengan dingin menaklukkan kiper Miswar Saputra lewat tendangan 12 pas. Kedudukan pun berubah menjadi imbang 1-1.

Meski begitu PSS tetap melakukan serangan hingga kembali mencetak gol di menit ke-61, kembali lewat tendangan keras Irfan Jaya. Ia memanfaatkan kesalahan bek Borneo FC, Rifad Marasabessy yang salah mengantisipasi umpan dari Arthur Irawan. Tandukan Rifad untuk menghalau bola bola ke Irfan Jaya.

Kedua tim melakukan pergantian pemain, namun tak mampu mengubah skor 2-1 untuk kemenangan PSS yang sedang dirundung berbagai masalah. Dejan Antonic yang dituntut suporter untuk dipecat mampu tersenyum lebar. PSS mereka merangkak naik ke posisi 13 dengan nilai 11, perlahan meninggalkan zona degradasi***

Artikulli paraprakYuzu Isotonic Akmil Open 2021, Faqih Ingin Ulangi Sukses di Liga PB Djarum
Artikulli tjetërYuzu Isontonic Akmil Open 2021, Upaya Kembalikan Ekosistem Bulutangkis Nasional