PSIS Semarang mewaspadai PS Sleman dalam duel BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Manahan, Solo, Jumat (3/12/2021). (Foto: olenas.id/Liga Indonesia Baru)

OLENAS.ID – PSIS Semarang tetap mewaspadai PS Sleman dan tak menganggap remeh rivalnya dalam duel di kompetisi BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Manahan, Solo, Jumat (3/12/2021). Pelatih PSIS Imran Nahumarury pun memberi peringatan tidak ada tim lemah di liga.

Jangan sesekali meremehkan PSS. Meski performa lawan masih labil setelah menelan kekalahan 1-0 dari Persita Tangerang, namun PSIS tetap memperhitungkan PSS. Apalagi, tim Super Elja berharap bangkit demi memperbaiki posisinya di klasemen.

Saat ini, PSS tertahan di peringkat 12 dengan poin 16. Bila mendapat tiga poin, posisi mereka bakal terdongkrak ke papan tengah.

Sebaliknya, PSIS masih berada di posisi lima meski berhasil mengalahkan PSS. Namun, tim Mahesa Djenar setidaknya merapatkan jarak poin dengan tim-tim di atasnya.

“Kami sudah melakukan persiapan menghadapi laga melawan PSS. Kami bersiaga karena tidak ada tim lemah di Liga 1. Apa pun kondisi PSS saat ini, kami tetap waspada,” ujar Imran, Kamis (2/12/2021).

Menurut dia PSIS akan bermain habis-habisan demi meraih kemenangan. Tim juga memiliki modal sangat bagus. Hasil imbang 0-0 melawan Bhayangkara FC menunjukkan mereka masih konsisten dan mencatat rekor tiga kali laga terakhir tanpa pernah kalah. Tren positif ini yang harus dipertahankan PSIS meski mereka harus mengeluarkan kemampuan sampai 200 persen.

“Trek mereka memang kurang baik. Tetapi kami sudah mengantisipasinya. Bila PSS tampil dengan 100 persen kemampuannya, kami akan bermain dengan 200 persen kemampuan kami. Itu yang kami lakukan di laga ini,” ucap dia.

Di laga tersebut, PSIS kehilangan striker andalan Bruno Silva karena akumulasi kartu. Namun Imran memastikan tidak ada masalah karena ada yang menggantikan pemain asal Brasil ini.

“Absennya Bruno memang menjadi kerugian bagi kami. Tetapi ada pemain yang menggantikannya. Jadi, kami sepenuhnya siap di laga ini,” kata eks pemain tim nasional era 2000-an ini.*

Artikulli paraprakSkandal! Lewandowski Dirampok, Lionel Messi yang Menangi Ballon d’Or
Artikulli tjetërKalah di London Derby, Chelsea Dapat Ancaman dari Manchester City dan Liverpool