Babak 8 Besar Liga 2 bisa disaksikan penonton. Tim Liga 2 PSIM Yogyakarta saat berlaga di kompetisi. (Foto: olenas.id/PSIM)

OLENAS.ID – PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) melakukan uji coba menghadirkan penonton pada babak 8 Besar Liga 2 yang dimulai 15 Desember 2021 hingga final. Babak 8 Besar digelar di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor dan Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Kabupaten Bekasi.

Kompetisi bakal memasuki babak baru. Tidak hanya babak 8 Besar tetapi pertandingan bisa disaksikan penonton. Sedangkan delapan tim yang lolos ke babak tersebut adalah PSIM Yogyakarta, Persis Solo, Sulut United, Persiba Balikpapan, Sriwijaya FC, PSMS Medan, Dewa United, dan Rans Cilegon FC.

Kehadiran penonton di pertandingan sepak bola berdasarkan 19 instruksi yang diberikan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Dalam instruksi itu salah satunya mengatur soal uji coba kehadiran penonton BRI Liga 1 2021/2022 di stadion.

Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan seusai bertemu dengan Menpora Zainudin Amali, Selasa (7/12/2021) menuturkan kehadiran penonton maish bersifat uji coba. Ini yang menjadikan adanya pembatasan jumlah penonton.

“Karena ini sifatnya uji coba, maka yang hadir sifatnya masih undangan. Ini juga untuk persiapan Seri 4 BRI Liga 1 di Pulau Bali yang juga ada penonton,” kata Iriawan seperti dikutip Liga Indonesia Baru.

Pertemuan dengan Menpora juga dihadiri Waketum PSSI Iwan Budianto, Sekjen PSSI Yunus Nusi, Dirut PT LIB Akhmad Hadian Lukita, dan Direktur Operasional Sudjarno.

Dalam uji coba dengan penonton ini yang akan hadir adalah suporter dengan kuota 100 orang per klub. Selain itu ada pejabat pusat dan daerah, sponsor dan partner klub dengan kuota sebanyak 10 orang per sponsor.

Kemudian titel sponsor, co sponsor dan official sponsor LIB dengan kuota sebanyak 50 orang per sponsor, official broadcast partner dengan kuota sebanyak 10 orang per partner.

“Kami baru saja membahas tentang persiapan kompetisi sepak bola yang akan dimulai dengan penonton. Karena ini merupakan tahap awal, maka akan dilakukan uji coba terlebih dahulu,” kata Menpora Amali.

“Kami melakukan diskusi persiapan, nanti beberapa hari ke depan saya akan mengundang lagi rapat dari pihak Kepolisian, BNPB, Satgas Covid-19 dan Kementerian Kesehatan. Dan tentu kita koordinasikan dengan penanggung jawab PPKM wilayah Jawa dan Bali karena ini dilakukan di pulau Jawa,” ujarnya melanjutkan.

Dirut LIB mengatakan uji coba ini nantinya untuk mendapatkan SOP (standard operating procedure) terkait penonton mengingat masih dalam kondisi pandemi.

Hal itu pun yang diwanti-wanti dan arahan Menpora Amali agar kesehatan masyarakat menjadi prioritas dan tetap dijalankan protokol kesehatan yang ketat.

Salah satu langkah yang dilakukan, yakni menempatkan beberapa pihak untuk menjaga arus penonton pada saat mereka datang dan keluar. Selain itu, karena ada dua pertandingan dalam satu hari, PT LIB akan membuat jarak antara satu pertandingan dan pertandingan yang lainnya.

“Karena jangan sampai nanti ada satu benturan, harus ada yang masuk keluar karena bagaimanapun ini menjadi pertimbangan utama. Jangan sampai ada kerumunan di stadion yang mengakibatkan ada satu hal yang tidak kita inginkan,” kata Hadian.*

Artikulli paraprakMan City ke Puncak, Pep Guardiola: Apa pun Bisa Terjadi
Artikulli tjetërKena Hajar Bayern Munich, Target Barcelona di Liga Champions Melenceng