Pemain Bayern Munich Leroy Sane saat memboblol gawang Barcelona lewat tendangan spektakuler di Liga Champions. (Foto: olenas.id/Twitter/ChampionsLeague)

OLENAS.ID – Barcelona gagal melanjutkan kiprah di Liga Champions setelah kalah telak 3-0 dari Bayer Munich di laga pamungkas Grup E di Stadion Arena, Munich, Kamis (9/12/2021) dini hari WIB. Untuk kali pertama selama 17 tahun terakhir, Barca gagal melaju ke babak knock-out dan harus berlaga di Liga Europa.

Selamat datang di Liga Europa. Ucapan di Twitter menyambut Barca yang harus berlaga di kompetisi kasta kedua Eropa ini. Kekalahan dari Bayern dalam duel do-or-die menjadikan Blaugrana hanya menempati peringkat tiga klasemen akhir grup. Benfica yang menggeser posisi Barca.

Di laga terakhir grup Liga Champions, Benfica menang 2-0 atas Dynamo Kiev sehingga mengantongi poin 8. Sedangkan Barca yang gagal menambah poin hanya memiliki poin 7. Sementara, Bayern mengukuhkan posisinya di puncak dengan 18 poin.

Bayern sesungguhnya sudah lolos ke babak 16 besar dan laga melawan Barca tak menentukan lagi. Namun FC Hollywood tetap fight di laga tersebut dan tak memberi ampun bagi rivalnya. Dalam dua pertemuan di penyisihan grup, Bayern selalu menghabisi Barca. Pada pertemuan pertama di Camp Nou, mereka juga menang 3-0.

“Mereka yang mendominasi kami,” kata pelatih Barca Xavi Hernandez saat menanggapi kekalahan Barca seperti dikutip Marca. “Kami sesungguhnya yang ingin mendominasi dan menguasai rival kami. Tetapi kali ini yang terjadi justru kebalikannya,” ucap dia lagi.

“Kami tampaknya butuh lebih dari diri ini. Kami adalah Barcelona. Ini menjadi titik poin melakukan perubahan dan banyak lagi. Ini Liga Champions dan kami tidak bisa berkompetisi bila masih seperti ini,” ujar eks bintang lini tengah Barca ini.

Barca Tak Berkutik Hadapi Bayern

Barca yang butuh kemenangan demi mengamankan tiket ke 16 besar justru tidak berkutik saat menghadapi Bayern. Tuan rumah menunjukkan dominasinya. Dan, pemain depan Thomas Mueller membuka kemenangan raksasa Bundesliga Jerman ini setelah sundulannya menyambut umpan striker Robert Lewandowski di menit 34. Ini menjadi gol ke-50 selama kiprah Mueller di Liga Champions.

Pemain Bayern Munich merayakan kemenangan saat gelandang Barcelona Frenkie de Jong merasa kecewa dengan kekalahan di Liga Champions. (Foto: olenas.id/UEFA)

Bayern tak berhenti memberikan tekanan. Mereka tak butuh lama menambah gol yang membuat Barca kian terpuruk. Gol kedua dihasilkan Leroy Sane yang membobol gawang Marc-Andre ter Stegen lewat spakan spektakuler di menit 43.

Selanjutnya Jamal Musiala memantapkan keunggulan Die Bayern. Tuan rumah menutup laga dengan keunggulan tiga gol.

Meski kecewa dengan kegagalan Barca, namun Xavi menyatakan Barca harus kembali bekerja keras saat tampil di Liga Europa. Dirinya mengakui kompetisi ini memang bukan target Barca. Meski demikian, mereka harus menjalaninya.

“Inilah kenyataannya. Situasi yang kami hadapi. Kami memasuki era baru dan panggung baru,” kata Xavi.

“Target kami sesungguhnya Liga Champions dan bukan Liga Europa. Tetapi kami harus bekerja keras. Saya tidak ingin kegagalan. Saya cinta klub ini dan saya siap memberikan hidup saya untuk memenuhi target,” ujar dia mengakhiri.*

Artikulli paraprakLaga 8 Besar Liga 2 Disaksikan Penonton
Artikulli tjetërKalahkan Kamboja di Laga Perdana Piala AFF 2020, Indonesia Bikin Sport Jantung