Indonesia saat menghadapi Thailand di final pertama Piala AFF di Stadion Nasional, Singapura, Rabu (22/12/2021). (Foto: olenas.id/ASEAN Football)

OLENAS.ID – Indonesia harus mengakui keunggulan Thailand pada final pertama Piala AFF 2020. Kekalahan telak 4-0 memaksa tim nasional harus bekerja keras untuk membalikkan keadaan pada final kedua. Pelatih timnas Shin Tae-yong mengakui Thailand jauh lebih baik dibandingkan Indonesia. Namun dia menolak menyerah pada laga kedua di Stadion Nasional, Singapura, Sabtu (1/1/2022).

Kekalahan di laga pertama sudah hampir menutup harapan Indonesia. Bukan perkara mudah bagi timnas untuk membalikkan keadaan atau mengejar defisit empat gol. Apalagi, Thailand secara kualitas individu maupun tim sudah satu atau dua tingkat di atas tim Merah Putih.

Di laga final di Stadion Nasional, Rabu lalu, pemain timnas tetap mengulangi kesalahan mendasar. Bandingkan dengan pemain Thailand yang memiliki kemampuan passing sangat bagus. Bermain bola pendek maupun panjang tak sulit bagi mereka.

Pelatih timnas Shin Tae-yong mengakui Thailand bermain lebih baik dan berpengalaman di laga final. Penyelesaian akhir mereka pun ciamik sehingga mampu mencetak empat gol.

“Thailand tampil sempurna, tetapi tidak dengan kami. Saya mengakui kekalahan ini,” ujar Shin.

Setelah kalah kualitas, pemain timnas bukannya berusaha bermain tenang tetapi malah nervous. Mereka terlihat gugup setelah lawan mencetak gol pertama melalui Chanathip Songkrasin saat laga baru berjalan beberapa menit.

Menurut pelatih asal Korea Selatan ini kondisi tersebut tidak lepas dari kurangnya pengalaman para pemain yang rata-rata berusia 23 tahun ke bawah. Meski demikian, Shin menyatakan timnas menolak menyerah. Mereka tetap akan fight pada laga kedua.

“Kami tidak akan menyerah. Saya meminta pemain untuk memikirkan hasil leg pertama agar mereka dapat mengeluarkan kembali potensi terbaiknya seperti saat babak penyisihan grup,” kata dia.

Hanya, eks pelatih timnas Korsel ini mengakui berat membalikkan situasi. Pasalnya timnas butuh minimal lima gol di laga kedua ini. Sementara, Thailand merupakan salah satu tim terbaik di Asia Tenggara.

“Bola itu bundar. Kami harus bekerja keras untuk leg kedua. Kami tahu mendapatkan dukungan dari para suporter. Demi mereka, kami ingin meraih hasil yang baik,” tutur Shin.*

Artikulli paraprakSarat Drama, Indonesia Melangkah ke Final Piala AFF 2020
Artikulli tjetërTirta Amarta Pandowo, Upaya BumDes Penuhi Fasilitas Kolam Renang