Striker Persija Jakarta Marko Simic. (Foto: olenas.id/persija.id)

OLENAS.ID – Persija Jakarta mengalami kekalahan memalukan. Dalam lanjutan kompetisi BRI Liga 1 2021/2022, Persija dipaksa menerah oleh tim jru kunci Persiraja Banda Aceh 1-0 di Stadion I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Minggu (30/1/2022). Pelatih Sudirman mengaku kecewa dengan kekalahan tersebut.

Persija tak mampu mempertahankan konsistensi. Setelah menang 2-1 atas Persita Tangerang, mereka gagal melanjutkan tren positif itu justru saat menghadapi Persiraja.

Kekalahan dari Persiraja menggagalkan Persija merapatkan jarak poin dengan tim-tim di atasnya. Macan Kemayoran masih tertahan di peringkat 6 dengan poin 32. Posisi mereka mendapat ancaman dari PSIS Semarang dan Borneo FC yang menyimpan satu pertandingan.

Tentu hasil pertandingan ini tidak menyenangkan bagi kami karena mengalami kekalahan

Sebaliknya, Persiraja juga tak beranjak dari zona bawah. Mereka tetap berada di posisi juru kunci dengan poin 11. Bila tak bisa menambah poin, Persiraja bakal kembali ke Liga 2.

Pelatih Persija Sudirman mengaku kecewa dengan kekalahan tersebut. Apalagi, tim sesungguhnya tampil lebih baik dibandingkan pertandingan sebelumnya.

“Tentu hasil pertandingan ini tidak menyenangkan bagi kami karena mengalami kekalahan. Padahal kami bermain lebih baik dari pertandingan terakhir,” kata Sudirman seperti dikutip laman klub.

“Tapi inilah sepakbola, terkadang walaupun kami tampil baik tapi bisa saja hasilnya kurang baik,” ucap Coach Jend, sapaannya.

Persija Tanpa Riko Simanjuntak

Dalam laga tersebut, Persija yang tampil tanpa Riko Simanjuntak memainkan trio Irfan Jauhari, Marko Simic dan Osvaldo Haay di lini serang. Ini menjadikan tim ibukota tampil ofensif.

Namun, Persiraja mampu membendung tekanan dari Persija. Skuat Laskar Rencong sendiri hanya mengandalkan serangan balik dan sempat mengancam melalui penyerang asal Irak, Jabar Sharza.

Hanya serangan kedua tim selalu gagal sepanjang 45 menit pertama. Skor 0-0 bertahan sampai turun minum.

Usai jeda, Persija langsung tancap gas. Tendangan Simic pada menit 46 dapat diamankan Fakhrurrazi. Selanjutnya, pemain pengganti Taufik Hidayat mendapat kesempatan mencetak gol di menit 61. Sayangnya, sepakan dia masih melebar.

Berselang lima menit, Persiraja yang mampu mencuri gol. Vivi Asrizal yang baru masuk pada babak kedua memanfaatkan dengan baik kesalahan bek tengah Otavio Dutra sebelum membobol gawang lawan.

Persija sesungguhnya berpeluang menyamakan kedudukan setelah mendapat penalti menyusul dijatuhkannya Makan Konate pada menit 82. Namun, Tony Sucipto gagal mengeksekusinya dengan baik. Kiper Fakhrurrazi Quba tepat membaca arah bola.

Persija tak mampu membuat skor sampai laga tuntas. Persiraja pun membawa pulang tiga poin.*

Artikulli paraprakBali United Vs Borneo FC, Kemenangan di Menit Terakhir
Artikulli tjetërBarcelona Pinjam Aubameyang, Arsenal Cari Pengganti