Persita Tangerang merayakan gol di laga melawan Persiraja Banda Aceh di BRI Liga 1 2021/2022, Minggu (6/2/2022). (Foto: olenas.id/Liga Indonesia Baru)

OLENAS.ID – Persita Tangerang meraih kemenangan mengesankan 3-0 atas Persiraja Banda Aceh dalam lanjutan BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Kompyang Sujana, Denpasar, Minggu (6/2/2022). Hasil itu membuat Persiraja kian terbenam di dasar klasemen.

Persiraja bakal ‘mampir ngombe’ di kasta tertinggi. Setelah promosi ke Liga 1, klub Laskar Rencong kemungkinan besar kembali ke Liga 2.

Hasil buruk di kompetisi, tim hanya dua kali menang dari 23 pertandingan, menjadikan Persiraja menduduki dasar klasemen sehingga terancam terdegradasi. Kekalahan dari Persita menjadikan mereka kian terbenam. Kini Persiraja hanya memiliki 11 poin. Mereka sudah tertinggal 11 poin dari Persipura Jayapura yang menduduki peringkat 15 atau satu strip di atas zona degradasi.

Kompetisi ini memang berat. Bila kami tidak bisa memenangkan pertandingan, itu suatu proses. Namun kami terus berjuang memperbaiki peringkat

Sebaliknya, Persita menunjukkan tren bagus. Setelah bermain imbang 1-1 melawan Borneo FC, mereka akhirnya meraih poin penuh saat menghadapi Persiraja. Ini menjadi kemenangan kedua dari 5 laga terakhir Persita.

Hasil itu menjadikan Persita naik peringkat. Kini, mereka bertengger di peringkat 9 dengan poin 29.

“Kami sangat bersyukur dengan hasil ini. Terima kasih kepada pemain yang sudah berjuang. Kompetisi ini memang berat. Bila kami tidak bisa memenangkan pertandingan, itu suatu proses. Namun kami terus berjuang memperbaiki peringkat,” kata pelatih Persita Widodo Cahyono Putro seperti dikutip dari laman klub.

Persita Tangerang mengalahkan Persiraja Banda Aceh 3-0 di pertandingan BRI Liga 1 2021/2022, Minggu (6/2/2022). (Foto: olenas.id/Liga Indonesia Baru)

Meski menang, Widodo tak ingin pemain terlena. Menurut dia pemain tetap harus siap dan menjaga kondisi menghadapi laga berikutnya melawan Persikabo 1973.

“Saya berharap pemain tetap menjaga kondisi dan menjaga prokes kesehata agar kita bisa konsisten,” ucap eks striker tim nasional era 1990-an ini.

Persita Inisiatif Menyerang

Di pertandingan itu, Persita mengambil inisiatif menyerang. Hanya, serangan mereka selalu kandas selama 20 menit pertama.

Usaha keras mereka akhirnya membuahkan hasil saat gelandang Harrison Cardoso mencetak gol melalui tendangan bebas di menit 29. Skor menjadi 1-0 yang bertahan sampai babak pertama usai.

Di babak kedua, Persita tetap tampil dominan. Namun Persiraja sempat mengancam gawang mereka melalui bek asal Brasil Leo Lelis. Hanya upayanya masih bisa dihalau barisan pertahanan Pendekar Cisadane.

Meski sempat mendapat tekanan, namun Persita justru berhasil menambah gol. Lagi-lagi Cardoso yang mencetak gol saat melepaskan tendangan dari luar kotak penalti di menit 70.

Selanjutnya, Persita memantapkan keunggulan saat Andre Agustiar yang menyelesaikan umpan Kasim Botan membobol gawang lawan menit 81. Skor menjadi 3-0 untuk Persita dan bertahan sampai akhir laga.*

Artikulli paraprakPSS Sleman Benamkan Barito Putera, Mizwar dan Kim Bermain Luar Biasa
Artikulli tjetërBersama Sadio Mane, Senegal Juara Baru Piala Afrika