Gawang Manchester United saat dibobol pemain Burnley Jay Rodriguez di pertandingan Liga Premier Inggris, Rabu (9/2/2022) dini hari WIB. (Foto: olenas.id/thesun.co.uk)

OLENAS.ID – Manchester United kembali gagal menang saat melawan Burnley yang berada di zona degradasi. Dalam duel Liga Premier Inggris di Stadion Turf Moor, Rabu (9/2/2022) dini hari WIB, Man Utd hanya mampu bermain imbang 1-1. Hasil itu membuat manajer Ralf Rangnick frustrasi.

Rangnick pantas kecewa. Bagaimana tidak, Man Utd hanya menghadapi tim yang menduduki dasar klasemen. Bahkan di 4 laga kandang terakhir, Burnley tak pernah menang.

Namun Man Utd masih saja gagal menang. Di laga tersebut Rangnick memilih membangkucadangkan Cristiano Ronaldo.

Anda bisa melihat kami mendominasi sepanjang pertandingan. Namun mendapat satu poin tidaklah cukup

Striker Edinson Cavani mendapat kesempatan menjadi starter. Hanya, eks penyerang Paris Saint-Germain ini gagal menunjukkan ketajamannya.

Cavani kemudian digantikan Ronaldo di babak kedua. Hasilnya tak berubah. Kapten tim nasional Portugal ini tak mampu mencetak gol sehingga Man Utd hanya bisa mendapatkan satu poin.

Di laga itu, gelandang Paul Pogba yang memberi kesempatan Man Utd untuk menang. Dirinya mencetak gol di menit 11. Man Utd sesungguhnya mencetak 3 gol di babak pertama. Hanya, 2 gol dari Raphael Varane dan bunuh diri Josh Bronwnhill dianulir wasit.

Gol Varane tidak disahkan karena kapten Harry Maguire dalam posisi offside. Dia sudah lebih dulu melakukan pelanggaran sebelum eks bek Real Madrid ini menyundul bola yang membobol gawang tuan rumah.

Gol Man Utd lainnya secara kontroversial tidak disahkan wasit Mike Dean. Saat itu, Marcus Rashford melepaskan tendangan dan kemudian mengenai Bronwnhill sehingga bola meluncur ke gawang sendiri.

Gol bek Manchester United Raphael Varane ke gawang Burnley dianulir wasit. (Foto: olenas.id/thesun.co.uk)

Namun lagi-lagi, gol itu dianulir. Gara-garanya, Pogba dianggap melanggar bek Erik Pieters saat melompat untuk menyambut bola. Tidak pelanggaran dalam insiden itu. Persoalannya, wasit berpikir lain dan menilai Pogba melakukan kesalahan sehingga gol itu dibatalkan.

Tak hanya gagal menambah gol, Man Utd malah kebobolan di babak kedua. Burnley menyamakan kedudukan melalui Jay Rodriguez di menit 47. Skor 1-1 bertahan sampai akhir laga.

Man Utd Belum ke Jalurnya

Hasil tersebut jelas mengecewakan Rangnick. Pasalnya, The Red Devils belum mampu kembali ke jalur kemenangan. Bahkan tim tak mampu meraih hasil terbaik meski menghadapi lawan yang di atas kertas jauh di bawah mereka. Sebelumnya di babak ketiga Piala FA, Man Utd disingkirkan tim dari Divisi Championship Middlesbrough lewat adu penalti.

Menurut Rangnick tim seharusnya bermain lebh agresif di babak kedua. Namun harapan dia tak kesampaian. Gawang David de Gea malah kebobolan dan Man Utd tak mampu menambah gol sampai akhir laga.

“Di babak pertama, kami sudah unggul 1-0. Kami tahu pemain harus lebih agresif di babak kedua. Namun yang terjadi justru kebalikannya. kami malah bermain kurang agresif, terutama selama 20 menit pertama babak kedua,” kara Rangnick seperti dilansir The Sun.

“Anda bisa melihat kami mendominasi sepanjang pertandingan. Namun mendapat satu poin tidaklah cukup. Ini benar-benar membuat saya frustrasi,” ucapnya.

Kegagalan meraih poin penuh mengakibatkan Man Utd tergusur dari 4 besar. Mereka turun ke peringkat 5 dengan poin 39. Posisi Man Utd digeser West Ham United yang menang 1-0 atas Watford.

Burnley sendiri masih berada di dasar klasemen dengan poin 14. Ironis melawan klub yang bakal terdegradasi saja, Man Utd tak mampu menang meski sudah berganti manajer.*

Artikulli paraprakHapus Tren Buruk Lawan Barito Putera, Ini yang Disiapkan PSIS Semarang
Artikulli tjetërKlasemen Liga Inggris, West Ham United Geser Man Utd