Laga Persik Kediri melawan Persela Lamongan di kompetisi BRI Liga 1 2021/2022, Senin (14/2/2022). (Foto: olenas.id/Liga Indonesia Baru)

OLENAS.ID – Persik Kediri kian mengilap. Pada laga lanjutan kompetisi BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Kompyang Sujana, Denpasar, Bali, Senin (14/2/2022), Persik menunjukkan penampilan terbaik untuk mengalahkan Persela Lamongan 1-0. Sebaliknya, PS Sleman kian menurun setelah mengalami kekalahan beruntun.

Persik dan PSS secara hampir bersamaan melepas pelatih. Persik kemudian merekrut pelatih Javier Rocha yang sukses memperbaiki performa tim. Bahkan bek Arthur Irawan yang tersingkir di PSS justru menjadi pilar kekuatan Macan Putih.

Bagaimana dengan PSS? Saat performa tim membaik, pelatih Dejan Antonic justru diberhentikan. Posisinya digantikan I Putu Gede yang justru membuat PSS nyungsep.

PSS, dari 5 laga sebelumnya bersama Putu Gede, sudah 3 kali menelan kekalahan. Termasuk dikalahkan Persik 3-2. Mereka hanya sekali meraih kemenangan atas Barito Putera dan bermain imbang 1-1 melawan Madura United. Terakhir, tim Elang Jawa tak berkutik menghadapi Persib Bandung dan kalah 2-1.

Hasil buruk itu menjadikan PSS waswas. Posisi mereka terus menurun dan kini tertahan di peringkat 13 dengan 28 poin. Ini berarti Bagus Nirwanto dkk hanya unggul 4 poin dari Persipura Jayapura yang berada di zona degradasi, yaitu di posisi 16.

Persik justru kian melejit setelah tak terkalahkan selama 5 laga terakhir. Hebatnya, juara Liga 2 ini mampu mengambil poin dari tim-tim papan atas dengan mengalahkan Bhayangkara FC 1-0 dan bermain imbang 0-0 melawan PSIS Semarang.

Kemenangan satu gol atas Persela menjadikan mereka naik ke peringkat 9 dengan poin 30. Jumlah poin sama dengan Persita Tangerang, namun Persik unggul selisih gol.

Persik Tampil Maksimal

Di pertandingan melawan Persela itu, Persik tampil maksimal dan menekan pertahanan lawan. Striker Youssef Ezzejjari menjadi ujung tombak tunggal untuk menembus pertahanan lawan.

Tercatat Ezzejjari mendapat 2 peluang di menit 10 dan 37. Namun serangannya gagal memberikan hasil. Sampai 45 menit pertama, skor masih 0-0.

Di babak kedua, Persik dan Persela saling bergantian melakukan tekanan. Hanya saja serangan mereka masih gagal.

Persik akhirnya memecahkan kebuntuan saat Ezzejjari membobol gawang Persela di menit 71. Dirinya melepaskan tembakan mendatar yang memanfaatkan umpan Dionatan Machado. Skor menjadi 1-0 dan bertahan sampai akhir pertandingan.*

Artikulli paraprakNi Putu Pande Lisa Bawa Home Schooling Primagama Denpasar Juara KRAS 2022
Artikulli tjetërSpezia Vs Fiorentina, Ada Sofyan yang Menangkan La Viola