Gelandang Fabian Ruiz (kiri) merayakan gol kemenangan Napoli atas Lazio di Serie A Italia. (Foto: olenas.id/Football Italia)

OLENAS.ID – Napoli akhirnya menduduki puncak klasemen Serie A Italia. Kemenangan 2-1 atas Lazio lewat gol yang tercipta di menit terakhir menjadikan Napoli sukses menggeser AC Milan. Suporter pun berpesta merayakannya seolah Napoli sudah memenangi Scudetto.

Laga di pekan ke-27 yang mengubah peta persaingan di papan atas Serie A. Sebelumnya, pimpinan klasemen AC Milan sempat kukuh di tahta setelah bermain bermain imbang 1-1 melawan Udinese.

Upaya Inter Milan menggusur rival satu kota masih gagal. Gara-garanya, Inter juga kehilangan poin karena draw tanpa gol dengan Genoa.

Napoli yang berhasil memanfaatkan kesempatan itu. Hanya, The Partenopei harus bekerja ekstrakeras sebelum mengalahkan tuan rumah Lazio dalam duel di Stadion Olimpico, Senin (28/2/2022) dini hari WIB.

Di laga itu, Napoli unggul lebih dulu saat Lorenzo Insigne mencetak gol di menit 62. Namun Lazio sempat terhindar dari kekalahan setelah tendangan voli Pedro membobol gawang tim tamu di menit 88. Saat laga diperkirakan berakhir imbang 1-1, Napoli membuat kejutan melalui Fabian Ruiz. Gol Ruiz di menit 90+4 atau menjelang bubaran mengantarkan Napoli meraih 3 poin.

Kemenangan itu menjadikan Napoli menduduki posisi puncak setelah mengantungi poin 57. Sama dengan Milan, namun mereka unggul selisih gol.

Sementara, Inter yang memiliki poin 55 turun ke peringkat 3. Hanya, Nerazzurri masih menyimpan satu pertandingan sisa. Ini memungkinkan Inter merebut tahta dari genggaman Napoli. Persaingan memperebutkan Scudetto memang kian ketat musim ini.

Suporter Napoli Berpesta

Sukses Napoli disambut suka-cita dan pesta pora tifosi. Mereka mengalami euforia seolah Napoli meraih Sudetto. Ya, Napoli tak pernah lagi mencicipi gelar juara setelah era legenda Diego Maradona. Saat itu, Napoli 2 kali memenangi liga pada 1987 dan 1990.

Pelatih Napoli Luciano Spalletti merasa puas dengan penampilan tim. Mereka tidak hanya bermain maksimal tetapi juga menunjukkan semangat pantang menyerah sehigga bisa mencetak gol di menit terakhir.

“Tim bermain bagus di babak ke-2. Gol indah dari Pedro memang menjadikan Lazio menyamakan kedudukan. Namun sebelumnya kami juga memiliki banyak peluang. Termasuk satu gol yang dianulir,” ucap Spalletti kepada DAZN.

“Menurut saya tim pantas menang. Saya juga ingin menunjukkan kepada siapa pun yang mengritik bahwa tim ini tak punya karakter. Ini tim yang lemah dan lesu. Saya ingin tahu apa yang mereka katakan sekarang,” kata dia.

Meski berhasil merebut posisi puncak, namun Spalletti mengingatkan pemain untuk tidak lengah. Menurut dia persaingan memperebutkan Scudetto kian terbuka setelah Napoli mampu menggeser duo Milan.

“Kami punya tim yang bagus. Bila ada yang menyebut kami tak punya kemampuan memenangi Scudetto, itu jelas tak fair. Tim sedang melakukan apa yang perlu dilakukan,” ujar Spalletti.*

Artikulli paraprakKejutan, Macan Putih Terkam Singo Edan
Artikulli tjetërPSIS Vs Persikabo, Menang Lewat Penalti Wallace Costa