Pemain Indonesia Pratama Arhan yang bermain di klub Jepang, Tokyo Verdy. (Foto: olenas.id/antaranews.com)

OLENAS.ID – Pelatih tim nasional Indonesia Shin Tae-yong yakin Pratama Arhan mampu bersaing di klub Liga 2 Jepang (J2 League), Tokyo Verdy. Alasannya, Arhan memiliki kedisiplinan yang baik.

Liga Jepang memang berada di level tertinggi di Asia. Meski hanya bermain di kasta ke-2 di Jepang, namun Arhan tetap akan merasakan kompetisi yang sangat kompetitif. Liga 2 Jepang jelas tidak kalah kualitas dan hanya pemain dengan kualitas bagus pula yang mampu bertahan menghadapi persaingan itu.

Bukan perkara gampang bagi Arhan untuk menerobos dan masuk starting line up Tokyo Verdy. Meski demikian pelatih Shin Tae-yong kepada antaranews yakin Arhan mampu bersaing.

Sepak bola Jepang dapat membantunya menjadi pemain yang lebih fokus dalam pertandingan. Kelak Arhan pun bisa memberikan contoh kepada sepak bola Indonesia

“Arhan itu disiplin. Saya yakin dia bisa bersaing dengan baik di sana,” ujar Shin di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu (2/3).

Juru taktik asal Korea Selatan itu mengatakan Arhan sempat berdiskusi dengannya sebelum memutuskan bergabung dengan Tokyo Verdy. Shin pun memberikan masukan kepada beki kiri berusia 20 tahun tersebut. Dia mengingatkan Arhan bahwa sepak bola Jepang sangat detail. Untuk itulah, Arhan diharapkannya dapat menimba banyak ilmu dari Jepang agar kemampuan semakin berkembang.

“Sepak bola Jepang dapat membantunya menjadi pemain yang lebih fokus dalam pertandingan. Kelak Arhan pun bisa memberikan contoh kepada sepak bola Indonesia,” kata Shin.

Pratama Arhan direkrut Tokyo Verdy secara gratis dari klub Liga 1 PSIS Semarang. Tokyo Verdy memberikan kontrak selama dua tahun kepada Arhan mulai Maret 2022.

Tokyo Verdy merupakan salah satu klub tersukses di Jepang dengan mengumpulkan dua gelar juara J1 League, lima status kampiun Piala Emperor, enam trofi juara Piala J League dan satu kali juara Liga Champions Asia.

Klub yang saat berdiri (tahun 1969) bernama Yomiuri FC itu pertama kali terdegradasi ke J2 League pada 2005. Pada musim itu mereka menduduki posisi ke-17 (dari 18 tim) J1 League. Tokyo Verdy sempat promosi ke J1 League pada 2008 sebelum terlempar lagi ke J2 League hingga saat ini.*`

Artikulli paraprakMiddlesbrough Vs Tottenham, Ributnya Heung-Min Son dengan Rekan Sendiri
Artikulli tjetërMan City Vs Man United, Rangnick Masih Andalkan Ronaldo