Gol salto Wander Luiz (Foto : PSS Sleman)

OLENAS.ID – Degup jantung para suporter PSS Sleman makin berdetak kencang. Klub kesayangannya makin mengkhawatirkan posisinya. Kekalahan 1-2 dari Bhayangkara FC, Senin (7/3/2022) dalam seri 5 BRI Liga 1 2021/2022 membuat PSS tetap pada tren tidak menang dalam beberapa laga. Saat ini PSS terpaku di posisi 12 dengan raihan 32 poin dari hasil 29 pertandingan.

Sedangkan bagi Bhayangkara FC, kemenangan atas PSS membuat mereka menjaga asa untuk bersaing merebut jaura. The Guardian Kemenangan ini  naik ke peringkat empat setelah menggeser Persebaya Surabaya. Mereka mengoleksi 58 poin dari 29 laga.

Kekalahan PSS juga menunjukkan penyakit lamanya yakni tidak mampu mempertahankan kemenangan. Gol indah dari Wander Luiz lewat saltonya di menit ke-17 mampu dibalas lewat dua gol Bhayangkara. Herman Dzumafo yang tidak dijaga oleh barisan belakang PSS mampu memanfaatkan umpan silang Andik Virmansyah di menit ke-16.

Saat PSS mencoba menambah gol, justeru kemasukan lewat sepakan Dendy Sulistiawan di menit ke-27. Ia mampu mengoyak sisi kanan pertahanan PSS, mengecoh tiga pemain lalu melepaskan tendangan ke pojok atas gawang. Bola yang menerpa bagian dalam mistar tak mampu dijangkau oleh kiper PSS, Mizwar Saputra.

Memasuki babak kedua, pelatih PSS I Putu Gede tidak melakukan pergantian pemain. Dua bek sayap, Bagus Nirwanto dan Syaiful Ramadhan yang bermain buruk di babak pertama tidak diganti.

Baru di pertengahan babak kedua, I Putu Gede mengubah skema permain timnya dengan memasukkan Ocvian Chanigio menggantikan Irkham Mila, serta Kanu Helmiawan menggantikan Misbakus Solikin. Pergantian ini membuat lini tengah PSS diisi dengan empat gelandang.

Namun PSS harus menelan pil pahit di menit ke-68 sang kapten, Bagus Nirwanto harus menerima kartu merah. Pelanggaran berbahaya terhadap Ruben Sanadi membuat wasit mengeluarkan kartu merah.

Meski begitu, dengan 10 pemain PSS malah makin hidup serangannya. Mereka seperti bermain utuh dengan 11 pemain. Namun upaya dari Wander Luiz, Riki Dwi, Kim Jefry Kurniawan dan lainnya belum mampu menembus pertahanan Bhayangkara FC.

Peluang terakhir PSS lewat tendangan bebas yang dieksekusi Mahdi Albaar hanya melewat tipis di sisi kanan gawang Bhayangkara FC yang dikawal oleh Awan Setho.

Tambahan waktu 3 menit tetap tidak membuat dewi fortuna berpihak ke Super Elang Jawa. Kekecewaan pun melanda suporter saat wasit ***

Artikulli paraprakKalahkan Persija Jakarta, Bali United Tak Pikirkan Juara Liga
Artikulli tjetërMbappe Bisa Tampil, Ramos Absen Lawan Real Madrid