Striker Inter Milan Lautaro Martinez saat mencetak gol ke gawang Liverpool di laga Liga Champions. (Foto: olenas.id/thesun.co.uk)

OLENAS.ID – Liverpool beruntung tak selalu bertemu lawan seperti Inter Milan setiap pekan. Gara-garanya, Liverpool sama sekali tak berkutik menghadapi Inter dan menyerah kalah 1-0 dalam duel ke-2 babak 16 besar Liga Champions di Stadion Anfield, Rabu (9/3/2022) dini hari WIB. Meski demikin, Liverpool tetap lolos ke perempat final.

Kekalahan di laga tersebut tak menghalangi langkah Liverpool. Pasalnya, The Reds unggul agregat 2-1 karena pada laga pertama di kandang Inter di Giuseppe Meazza, mereka menang 2-0.

Persoalannya, Liverpool bermain buruk di kandang sendiri. Mereka kesulitan menghadapi permainan ngotot Nerazzurri. Bahkan pasukan Klopp tak mampu menciptakan peluang untuk mencetak gol.

Liverpool dinilai beruntung tidak kebobolan lagi. Terutama setelah Inter harus bermain dengan 10 orang menyusul dikartumerahnya striker Alexis Sanchez.

Mantan pemain Arsenal dan Manchester United ini terusir setelah melakukan tekel terhadap Fabinho. Kehilangan Sanchez menyulitkan Inter memperbesar keunggulan setelah gol dari Lautaro Martinez.

Nodai Rekor Gemilang Liverpool

Hasil memalukan itu menodai rekor gemilang Liverpool yang tak pernah kalah di laga kandang dalam satu tahun terakhir. Klopp pun mengakui laga melawan Inter menjadi ujian yang sesungguhnya bagi The Pool.

Menurut eks pelatih Borussia Dortmund ini Inter bermain lebih baik di laga tersebut. Dirinya merasa senang tidak setiap pekan bertemu tim seperti Inter.

Striker Inter Milan Alexis Sanchez saat mendapat kartu merah di laga melawan Liverpool di Liga Champions. (Foto: olenas.id/thesun.co.uk)

“Inter menunjukkan sebagai tim yang bagus. Mereka sudah mempersiapkan diri menghadapi laga seperti ini,” kata Klopp seperti dikutip Evening Standard.

“Mereka petarung sejati. Saya senang kami tidak menghadapi tim seperti itu setiap pekan,” ujar pria asal Jerman ini.

Klopp juga merasa kecewa dengan penampilan tim. Mereka terlalu gampang kehilangan bola dan sesungguhnya memiliki peluang memenangkan pertandingan.

“Lawan benar-benar membuat kami mengalami kesulitan. Bila kami memanfaatkan peluang, kami bisa memenangkan pertandingan. Persoalannya, kami mudah kehilangan bola. Kami memang tak mendapatkan momentum di laga ini,” ucap Klopp.*

Artikulli paraprakJadwal Liga Champions, Liverpool dan Bayern Munich Jadi Unggulan
Artikulli tjetërPersija Lawan Borneo FC, Ini Jadi Target Pelatih Sudirman