PSS Sleman saat menghadapi Persipura Jayapura di pertandingan Liga 1. (Foto: olenas.id/Liga Indonesia Baru)

OLENAS.ID – PSS Sleman mengalami penurunan dan harus waspada karena ancaman degradasi. Namun pelatih I Putu Gede Swisantoso tetap optimistis tim tidak akan turun kasta dan berharap meraih poin maksimal pada 2 laga terakhir Liga 1 2021/2022.

PSS masih berada di papan tengah saat memberhentikan pelatih Dejan Antonic. Keputusan klub tak melanjutkan kerjasama dengan eks pelatih Madura United ini memang mengejutkan karena PSS justru meraih hasil positif pada 3 laga terakhir.

Bagaimana tidak, PSS sukses menaklukkan rival kuat PSIS Semarang 1-0 dan kemudian bermain imbang 1-1 melawan Persipura Jayapura serta Persela Lamongan. Hanya, Dejan tetap harus angkat kaki dari Sleman.

Kami masih ada 2 pertandingan ke depan. Ini sangat penting. Kami harus segera melupakan pertandingan sebelumnya

Kehadiran Putu Gede yang menggantikan Dejan sesungguhnya membuat klub menaruh harapan ada perubahan sekaligus perbaikan peringkat. Meski sempat menerbitkan harapan dengan kemenangan besar 4-1 atas Persiraja Banda Aceh dalam debutnya, namun pencapaian PSS sangat buruk di liga. PSS terus menurun dan hanya 3 kali meraih kemenangan selama penanganan Putu Gede.

Bahkan selama 6 laga sebelumnya, PSS tak pernah meraih 3 poin. Tim Elang Jawa meraih kemenangan terakhir saat menaklukkan Barito Putera 1-0 pada 6 Februari 2022.

PSS Terus Turun Peringkat

Pada laga terakhir melawan Persipura, mereka sempat 2 kali memimpin namun malah kalah 4-2. Hasil itu membuat posisi PSS terus turun dan kini berada di peringkat 14 dengan poin 33. Posisi yang mengkhawatirkan karena Bagus Nirwanto dkk hanya unggul 3 poin dari Persipura yang menduduki posisi 16 atau berada di zona degradasi.

Putu Gede mengaku kecewa dengan hasil buruk itu. Pasalnya, tim berpeluang menang tetapi mereka gagal memanfaatkan peluang. Meski demikian, eks gelandang tim nasional era 2000-an ini tetap yakin PSS tidak ada turun kasta.

“Kami masih ada 2 pertandingan ke depan. Ini sangat penting. Kami harus segera melupakan pertandingan sebelumnya,” kata Putu Gede seperti dikutip dari laman resmi klub.

Menurut dia tim belajar dari kekalahan melawan Persipura dan tak mengulanginya di laga terakhir PSS. Pasalnya, Putu Gede mengatakan, situasi yang sama kerap terjadi pada pertandingan sebelumnya.

Yang jelas, kata mantan juru taktik Persekat Tegal itu, PSS harus melupakan hasil buruk di rentetan laga belakangan ini dan fokus menatap 2 laga tersisa.

PSS masih menyisakan laga melawan Persela, Kamis (24/3/2022) mendatang, dan laga kontra Persija Jakarta yang belum pasti kapan pelaksanaannya. Putu Gede tegas menyatakan pertandingan tersebut sangat menentukan bagi kelanjutan PSS agar lepas dari bayang-bayang degradasi.

“Situasi pertandingan, situasi kompetisi, dan posisi klasemen tentu sangat berpengaruh. Ini yang para pemain juga harus cepat punya mental untuk berbenah dan harus cepat punya mental untuk beradaptasi dengan situasi pertandingan,” ujar Putu.

PSS membutuhkan setidaknya 4 poin untuk mengamankan posisi agar tidak terdegradasi. Namun agar benar-benar safe, mereka harus memenangi 2 laga sisa untuk bertahan di Liga 1 pada musim depan.*

Artikulli paraprakTanpa Marko Simic, Persija Jakarta Tertinggal Dulu Sebelum Kalahkan PSM Makassar
Artikulli tjetërTinggalkan AC Milan, Franck Kessie ke Barcelona. Berapa Gajinya?