Timnas U-19 saat beruji coba di Korea Selatan. (Foto: olenas.id/PSSI)

OLENAS.ID – Tim nasional U-19 kembali menghadapi timnas Korea Selatan U-19 di laga uji coba di pemusatan latihan di DGB Daegu Bank Park, Daegu, Selasa (29/3/2022). Bagaimana penjelasan dari pelatih timnas U-19 Shin Tae-yong soal uji coba tersebut?

Timnas U-19 sudah 3 kali melakukan uji coba selama menjalani pemusatan latihan di Korsel. Hasilnya, mereka mampu mengalahkan tim Universitas Daegu 2-1 di latih tanding terakhir.

Hanya di laga uji coba sebelumnya melawan Korsel U-19, Garuda Muda harus menyerah dengan skor telak 7-0. Begitu pula saat bertemu tim Universitas Yeungnam, timnas U-19 mengakui keunggulan lawannya 5-1.

Para pemain masih kepikiran [soal skor 7-0]. Namun, mereka harus fokus menunjukkan perkembangan performa daripada skor

Kini, Ronaldo Kwateh dkk kembali bertemu Korsel U-19. Pelatih Shin Tae-yong sudah wanti-wanti kepada pemain. Dia tak ingin tim asuhannya terbebani dengan kekalahan di laga pertama itu.

Dirinya juga tak mempersoalkan hasil akhir dari laga ke-2 tersebut. Menurut pelatih asal Korsel ini hal terpenting adalah proses perkembangan para pemain.

Pelatih timnas U-19 Shin Tae-yong. (Foto: olenas.id/PSSI)

“Para pemain masih kepikiran [soal skor 7-0]. Namun, mereka harus fokus menunjukkan perkembangan performa daripada skor,” kata Shin seperti dikutip laman PSSI.

Menanggapi kemenangan tim asuhannya pada uji coba terakhir, Shin menuturkan bila masih banyak aspek dari pemain yang butuh perbaikan. Dalam uji coba itu, mereka bermain 3 babak (3×40 menit) dengan Kadek Arel dan Ronaldo Kwateh yang mencetak gol.

“Dari kemenangan tersebut, kami mengecek kondisi pemain. Pemain masih memiliki banyak kekurangan tetapi kami pasti akan terus bekerja keras,” ujar eks pelatih timnnas Korsel di Piala Dunia 2018.

Meski demikian, Shin memaklumi hasil buruk timnas di laga uji coba. Menurut dia ini merupakan imbas dari latihan fisik dan taktik yang keras selama di negeri ginseng itu. Namun Shin ingin pemain tetap fight di pertandingan.

“Pemain tidak boleh menyerah dan harus terus bekerja keras sampai akhir pertandingan,” kata Shin menegaskan.*

Artikulli paraprakKandidat Manajer Manchester United, Pelatih Timnas Spanyol Jadi Pesaing Erik Ten Hag
Artikulli tjetërJorginho, Insigne dan Ciro Immobile Tinggalkan Timnas Italia