Gelandang Manchester United Fred saat mencetak gol di pertandingan melawan Leicester City, Sabtu (2/4/2022). (Foto: olenas.id/thesun.co.uk)

OLENAS.ID – Manchester United nyaris kalah sebelum bermain imbang 1-1 melawan Leicester City di pertandingan Liga Premier Inggris di Stadion Old Trafford, Sabtu (2/4/2022) malam WIB. Hasil yang membuat Man United kian sulit mendapatkan tiket di Liga Champions. Jawaban manajer Ralf Rangnick soal peluang Man United ke Eropa?

Man United hampir pupus harapan kembali berlaga di Liga Champions. Paling banter, klub yang masih memegang rekor juara Liga Inggris ini hanya mampu berkompetisi di Liga Europa.

Hasil imbang melawan Leicester memang menghambat laju Man United. Mereka tak beranjak dari peringkat 6 dengan poin 51. Sama dengan Tottenham Hotspur yang menduduki posisi 5. Hanya, Tottenham unggul selisih gol. Mereka juga berpeluang menjauh dari The Red Devils bila mengalahkan Newcastle United, Minggu malam ini.

Kami tak lagi favorit untuk menjadi nomor 4. Tetapi kompetisi belum berakhir. Kami masih punya 8 pertandingan lagi

Sementara, Arsenal yang menduduki peringkat 4 atau berada di zona Liga Champions sudah mengantungi poin 54. Tetangga sebelah Tottenham ini juga masih menyimpan 2 laga sisa. Bahkan bila konsisten, The Gunners berpeluang menggeser Chelsea yang saat ini menduduki peringkat 3.

Man United Mampu Penuhi Target?

Meski sulit masuk empat besar, namun Rangnick tetap yakin Man United mampu memenuhi target kembali berlaga di Liga Champions.

“Tugas kami adalah menyelesaikan kompetisi dengan posisi setinggi mungkin. Dengan mengatakan hal itu, berarti kami harus bisa finis di posisi 4,” ujar Rangnick seperti dikutip Independent.

Gelandang Leicester City James Maddison mengungkapkan kekecewaan setelah golnya dianulir di laga melawan Manchester United di Stadion Old Trafford, Sabtu (2/4/2022). (Foto: olenas.id/thesun.co.uk)

“Hanya, kehilangan 2 poin menjadikan situasi tidak lebih baik. Meski demikian kami sudah harus mempersiapkan diri menghadapi laga berikutnya,” kata manajer asal Jerman ini.

Rangnick optimistis bisa memperbaiki peringkat tim karena kompetisi masih menyisakan 8 pertandingan. Hanya, dia mengakui bila Man United tak lagi favorit memperebutkan posisi 4 besar.

“Kami tak lagi favorit untuk menjadi nomor 4. Tetapi kompetisi belum berakhir. Kami masih punya 8 pertandingan lagi. Ini kesempatan bagi kami untuk mengambil keputusan yang tepat untuk musim depan,” ucap Rangnick.

Dalam duel melawan Leicester, Harry Maguire dkk bermain buruk dan nyaris gagal meraih poin. Sang bintang, Cristiano Ronaldo tak bermain karena masih sakit usai meloloskan Portugal ke Piala Dunia 2022 Qatar.

Leicester unggul lebih dulu saat Kelechi Iheanacho mencetak gol di menit 63. Namun keunggulan The Foxes tak bertahan lama. Hanya berselang 3 menit, gelandang Fred menyamakan kedudukan sekaligus menyelamatkan Man United dari kekalahan.

Tim tamu sesungguhnya berpeluang menang saat James Maddison mencetak gol menjelang berakhirnya pertandingan. Namun wasit menganulir gol itu setelah meninjau insiden pelanggaran terhadap bek Man United Raphael Varane sebelum Maddison mencetak gol melalui VAR. Skor tetap 1-1 sampai akhir pertandingan.*

Artikulli paraprakDi Grup Maut Bersama Jerman di Piala Dunia 2022, Enrique: Spanyol Tim Unggulan
Artikulli tjetërTinggalkan Arema FC, Hanif Sjahbandi Pindah ke Persija Jakarta