Pemain Inter Milan Hakan Calhanoglu mencetak gol dari titik penalti dalam Derby d'Italia melawan Juventus, Senin (4/4/2022) dini hari WIB. (Foto: olenas.id/Football Italia)

OLENAS.ID – Inter Milan meraih hasil memuaskan di Derby d’Italia. Dalam big match Serie A Italia di Stadion Allianz, Senin (4/4/2022) dini hari WIB, Inter mengalahkan rivalnya, Juventus 1-0, melalui penalti Hakan Calhanoglu. Kemenangan ini menjadikan perburuan Scudetto kian panas menjelang akhir kompetisi.

Langkah penting Inter Milan di liga. Pelatih Simone Inzaghi menyebut kemenangan atas Juventus sebagai ‘langkah fundamental’ dalam perburuan titel juara.

Inter memang belum beranjak dari posisinya di klasemen sementara. Dengan raihan 63 poin, Inter yang menduduki peringkat 3 masih terpaut 3 poin dari penguasa tahta, AC Milan, dan Napoli yang menduduki peringkat 2. Napoli sendiri menggeser Inter setelah menang 3-1 atas Atalanta, Minggu (3/4/2022) malam.

Hanya, Nerazzurri masih menyimpan satu pertandingan. Ini memungkinkan bagi Lautaro Martinez dkk untuk merapatkan jarak poin atau bahkan membayangi Milan.

Laga Milan melawan Bologna di San Siro, Selasa (5/4/2022) dini hari WIB, tidak kalah penting. Bila sampai kehilangan poin atau bahkan kalah, Rossoneri bakal mendapat ancaman serius dari 2 rival. Sebaliknya, bila menang, mereka bisa bernapas lega karena melebarkan jarak poin dengan Napoli dan Inter.

“Ini menjadi langkah penting kami. Harus diakui, kami sempat kehilangan banyak poin belakangan. Tetapi kini kami tetap memburu Milan dan Napoli. Kami akan berusaha menyalip mereka dari 8 pertandingan sisa,” ujar Inzaghi seperti dikutip Football Italia.

“Saya tidak merasa mengalami tekanan. Jujur saja, kami telah melakukan jauh lebih baik dari yang saya perkirakan, apakah itu hasil, penampilan dan dalam upaya perebutan trofi,” kata eks pelatih Lazio ini.

Inter Pecahkan Rekor Tandang

Kemenangan di derby menandai pecahya rekor tak bisa menang Inter di laga tandang. Sepanjang tahun 2022, La Beneamata tak pernah meraih 3 poin saat bermain di luar kandang. Namun mereka justru memutus catatan buruk itu di kandang Juve. Tak hanya itu, hasil tersebut mengakhiri puasa Inter yang tak pernah menang di Turin sejak November 2021.

Sayangnya, big match dari 2 tim elite Liga Italia ini malah minim gol. Bahkan satu-satunya gol dari Hakan Calhanoglu lahir dari titik putih pada injury time babak pertama.

Tensi panas di Derby d’Italia saat Inter Milan mengalahkan Juventus 1-0 di Serie A Italia di Stadion Allianz, Senin (4/4/2022) dini hari WIB. (Foto: olenas.id/Football Italia)

Wasit Massimiliano Irrati menghadiahkan penalti setelah meninjau VAR menyusul pelanggaran terhadap Denzel Dumfries yang dilakukan Alvaro Morata. Setelah mengamati secara seksama, Irrati menunjuk titik putih dan Calhanoglu maju sebagai eksekutor.

Hanya, kiper Wojciech Szczesny sukses menepis sepakan pemain tim nasional Turki ini. Bola rebound Szczesny menjadi rebutan pemain ke-2 tim sehinga terjadi kemelut di depan gawangnya.

Calhanoglu sesungguhnya sukses menjebol gawang Juve di tengah kemelut. Namun wasit menganggap dia melakukan pelanggaran lebih dulu sebelum mencetak gol.

Menariknya setelah menganulir gol Calhanoglu, wasit malah memutuskan mengulangi penalti. Gara-garanya, pemain Juventus ternyata masuk kotak penalti lebih dulu sebelum Calhanoglu melakukan eksekusi penalti.

Kali ini, Calhanoglu tak melakukan kesalahan. Szczesny gagal menghentikan eksekusi dia. Skor berubah menjadi 1-0 untuk Inter yang bertahan sampai akhir laga.

Bagi Juve, kekalahan itu menutup peluang mereka untuk ikut berburu Scudetto meski berada di zona Liga Champions. Mereka tertahan di peringkat 4 dengan poin 59.*

Artikulli paraprakMenang Atas Atalanta, Napoli Bayangi AC Milan
Artikulli tjetërMasuk Diklat Sepak Bola Cilo Sportivo, Bisa Kuliah Gratis