AC Milan tak lagi jadi favorit juara Liga Italia setelah bermain imbang 0-0 melawan Torino. (Gambar ilustrasi: "Suporter AC Milan" oleh Oleszmelo dengan lisensi Creative Commons)

OLENAS.ID – AC Milan kehilangan kesempatan menjauhkan jarak poin dengan pesaingnya setelah bermain imbang 0-0 melawan Torino di pertandingan Serie A Italia di Stadion Olimpico, Senin (11/4/2022) dini hari WIB. Ini menjadikan Scudetto tak lagi berada dalam genggaman Milan.

Milan kembali gagal meraih poin penuh pada 2 laga terakhir. Sebelumnya, Rossoneri juga hanya mampu imbang tanpa gol saat menjamu Bologna.

Ini menjadikan mereka tak pernah kebobolan selama 6 pertandingan. Namun Milan juga hanya mampu mencetak 4 gol dan lebih sering bermain imbang. Buntutnya, tim asuhan Stefano Pioli lebih sering kehilangan poin yang menjadikan persaingan perebutan Scudetto kian ketat.

Ini liga yang kompetitif. Setiap pertandingan tidak mudah dan Anda tak mendapat jaminan menang

Bagaimana tidak, di pertandingan lain, Inter Milan sukses membungkam Verona 2-0. Kemenangan itu menjadikan rival satu kota ini merapatkan jarak poin dengan Milan yang masih bertengger di puncak klasemen dengan poin 68.

Hanya saja, mereka memang masih unggul 2 poin dari Inter yang berada di posisi ke-2. Namun Inter masih menyimpan satu pertandingan sisa melawan Bologna.

Milan sedikit beruntung karena Napoli bernasib sial. Bermain di kandang sendiri, Napoli malah kalah 3-2 dari Fiorentina. Dengan poin 66, mereka hanya kalah selisih gol dengan Inter.

Milan Tetap Waswas

Meski masih berada di puncak, Milan tetap waswas. Inter bisa merebut posisi tersebut setelah cukup lama menunggu. Pioli pun mengakui persaingan memperebutkan titel liga lebih terbuka dan menolak bila Milan menjadi favorit.

“Saya tak suka dengan posisi itu. Jangan lupa, 3 pekan lalu banyak yang mengatakan bila kami adalah super favorit, lalu Napoli dan kemudian Inter. Tetapi kini persaingan lebih terbuka,” ujar Pioli seperti dikutip Football Italia.

“Dari 2 atau 3 pekan sebelumnya, siapa pun yang menjadi favorit masih memungkinkan untuk tergelincir. Ini liga yang kompetitif. Setiap pertandingan tidak mudah dan Anda tak mendapat jaminan menang,” katanya melanjutkan.

Pioli Frustrasi Gagal Menang

Di laga melawan Torino, Pioli yang frustrasi karena Milan gagal menang, mengecam wasit yang terlalu cepat meniup peluit panjang. Menurut dia pertandingan kerap terhenti sehingga wasit seharusnya menambah waktu untuk perpanjangan. Aksi protes itu membuat Pioli mendapat kartu dari wasit.

“Saya katakan kepada wasit mengapa dia ingin pertandingan cepat selesai. Padahal pertandingan sering terhenti dan hanya mengulur-ulur waktu. Saya sungguh kecewa tetapi tidak mengurangi rasa hormat [kepada wasit],” kata dia.

Kompetisi di Italia tinggal menyisakan beberapa pertandingan lagi. Milan harua bekerja keras untuk mengamankan posisinya. Inter berpeluang mengudeta bila mengalahkan Bologna. Namun Napoli juga membuat duo Milano ini waswas.*

Artikulli paraprakMadrid Vs Chelsea, Bergantung pada Karim Benzema
Artikulli tjetërTernyata, Barcelona Sudah Sepakat dengan Robert Lewandowski