Manchester United sudah sepakat dengan pelatih Erik Ten Hag. (Gambar ilustrasi: "Manchester United" oleh Ardfern dengan lisensi Creative Commons 4.0)

OLENAS.ID – Manchester United dan pelatih Erik Ten Hag telah mencapai kesepakatan. Man United memberikan kontrak berdurasi 4 tahun kepada Ten Hag. Dan, ini yang dilakukan pelatih berusia 52 ini sebelum menerima tawaran klub tersebut.

Belum resmi, tetapi sudah ada ‘kesepakatan verbal’ antara Man United dan Ten Hag. Man United memang hanya menunggu waktu kapan mengumumkan manajer anyar yang menggantikan manajer sementara Ralf Rangnick.

Dan, tidak ada halangan dari rencana memboyong Ten Hag ke Old Trafford. Pelatih Ajax Amsterdam ini hampir pasti yang terpilih di antara Mauricio Pochettino, Luis Enrique dan Julen Lopetegui.

Saya hanya ingin bicara soal pertandingan dan bukan yang lain. Saya pun tak akan berkomentar tentang rumor apa pun

Man United pun sudah menyiapkan kompensasi yang harus dibayarkan kepada Ajax atas perekrutan Ten Hag. Hanya, Ajax memang tak ingin terganggu dengan rencana kepindahan sang pelatih. Buntutnya, klub tak mengizinkan media Inggris melakukan wawancara dengan Ten Hag.

Rencana Man United mengumumkan Ten Hag pun harus menunggu laga final Piala Belanda yang mempertemukan Ajax melawan rivalnya, PSV Eindhoven, akhir pekan ini. Ten Hag sendiri enggan menjawab pertanyaan tentang hal-hal di luar lapangan, terutama masa depannya di Ajax.

“Kami sibuk dengan latihan dan pertandingan. Itu cara kami untuk tetap fokus. Saya hanya ingin bicara soal pertandingan dan bukan yang lain. Saya pun tak akan berkomentar tentang rumor apa pun,” ucap Ten Hag kepada ESPN.

Ten Hag Persiapkan Diri

Namun tidak dipungkiri bila Ten Hag tengah mempersiapkan diri menghadapi tantangan baru bersama raksasa Liga Premier Inggris. Meski saat ini menangani klub elite Eredivisie Belanda, tetapi tentu berbeda dengan melatih di Man United. Klub yang berstatus pemegang rekor juara Liga Inggris, 3 kali menjadi juara Liga Champions sekaligus klub kaya dengan deretan pemain bergaji tinggi.

Ten Hag memang membantah dirinya tengah belajar bahasa Inggris agar lebih fasih dan memahami komunikasi di klub barunya. Namun dia sudah disebut-sebut melakukan persiapan dengan mempelajari kegagalan para manajer pasca mundurnya Sir Alex Ferguson.

Sejak Ferguson pensiun pada 2013, Man United sudah berganti 4 pelatih. Mulai dari David Moyes, Louis van Gaal, Jose Mourinho dan terakhir Ole Gunnar Solskjaer. Kabarnya, Ten Hag mempelajari secara cermat para pendahulunya sebelum memutuskan menerima tawaran Man United. Dia tak ingin nasibnya berakhir seperti mereka saat bergabung dengan The Red Devils.

Tak hanya itu, Ten Hag pun sudah mengajukan 2 nama yang akan menjadi asisten. Steve McClaren dan Robin van Persie, koleganya dari Belanda. Bukan tanpa alasan bila mereka yang mendampingi Ten Hag.

McClaren merupakan salah satu asisten yang termasuk sukses saat mendampingi Ferguson. Dirinya memberikan pengaruh besar karena memasukkan psikologi olahraga, video analisis dan masih banyak lagi pada tim.

McClaren pula yang memasukkan teknik-teknik dari klub luar Inggris ke Man United. Lebih dari itu, dirinya pernah melatih di Belanda. McClaren sukses membawa Twente memenangi Eredivisie.

Van Persie melejit di Arsenal, tetapi meraih sukses di Man United. Dirinya berperan penting mengantarkan The Red Devils memenangi Liga Inggris musim 2013. Usai Man United juara, Ferguson kemudian mundur. Dan, Van Persie dikabarkan paling kecewa dengan mundurnya sang legenda.*

Artikulli paraprakChelsea Nyaris Kejutkan Real Madrid, Ancelotti: Senang Bisa ke Semifinal
Artikulli tjetërDuel Pemain Atletico Madrid vs Manchester City, Polisi Turun Tangan