PSS Sleman kembali mengandalkan pelatih lokal, Seto Nurdiyantoro. (Foto: olenas.id/Gonang Susatyo)

OLENAS.ID – Produk lokal menjadi pilihan PSS Sleman saat kembali mengarungi kompetisi Liga 1 2022/2023. Pelatih lokal, Seto Nurdiyantoro dan deretan asistennya, yang mengarsiteki PSS dengan target tinggi.

Pelatih asing gagal memenuhi ekspetasi PSS. Musim sebelumnya, PSS menaruh harapan kepada Dejan Antonic, pelatih asal Serbia. Hanya, Dejan belum bisa mencapai target sehingga klub memberhentikannya di tengah kompetisi 2021/2022.

Pelatih I Putu Gede yang kemudian menggantikan Dejan. Meski sempat kesulitan dan berkutat di papan bawah, Putu Gede berhasil menyelamatkan PSS dari degradasi. Namun nasib tim Elang Jawa harus ditentukan di laga pamungkas liga. Saat itu, PSS menang 2-0 atas Persija Jakarta.

Kini, PSS meneruskan kebijakan pelatih lokal. Hanya klub tak mempertahankan Putu Gede dan memilih kembali merekrut Seto Nurdiyantoro. Pelatih lokal yang sukses membawa PSS juara Liga 2 2018 dan kemudian mengantarkan tim menduduki peringkat 8 dalam debut di Liga 1 musim 2018/2019.

PSS kemudian tidak mempertahankan Seto dan memilih pelatih asing, Eduardo Perez (Spanyol) dan Dejan Antonic. Namun kinerja mereka tak memuaskan. Bahkan Eduardo sudah meninggalkan PSS sebelum bergulirnya kompetisi.

PSS Tak Memilah-milah

Selepas Putu Gede, PSS mempertahankan pelatih lokal dengan memanggil kembali Seto. Para asisten Seto pun produk lokal, Ansyari ‘Uwak’ Lubis dan Asep Ardiansyah. Ansyari merupakan kolega lama Seto saat keduanya bermain bersama di Pelita.

Apakah lokal atau asing, Direktur Utama PT PSS Andywardhana tak ingin memilah-milah siapa yang lebih layak menangani PSS. Menurut dia yang terpenting pelatih mampu membawa tim meraih prestasi di liga.

“Kami tidak melihat apakah harus asing atau lokal. Bila akhirnya mengangkat Seto, itu karena kami yakin dia mampu membawa prestasi lebih baik,” ucap Andi.

PSS berharap Seto kembali membawa tim meraih prestasi. Paling tidak, PSS menduduki posisi di atas 8. “Dia membawa PSS ke peringkat 8. Kami berharap pada tahun ke-2 pencapaian PSS lebih baik,” ujar dia.

Menyusun Kekuatan

PSS pun menyusun kekuatan menghadapi kompetisi dengan mempertahankan sejumlah pemain. Mereka yang tetap berseragam hijau di antaranya Bagus Nirwanto, Kim Jeffrey, Mario Maslac, Derry Rachman, Dave Mustaine, dan Irkham Mila.

“PSS mempertahankan beberapa pemain yang memang memiliki kontrak jangka panjang,” ujar Seto. Para pemain yang memiliki kontrak panjang di antaranya Mario Maslac, Derry Rachman, dan Kim Jeffrey.*

Artikulli paraprakAjax Gagal di Piala Belanda, Erik ten Hag Bungkam Soal Manchester United
Artikulli tjetërPSSI Bingung Organisasi Sepak Bola Lahir di Solo atau Yogyakarta