Inter Milan. (Gambar ilustrasi: Pixabay)

OLENAS.ID – Saatnya Inter Milan merebut tahta klasemen Serie A Italia dari kekuasaan AC Milan. Laga melawan Bologna akan menentukan langkah Inter. Bologna bertindak sebagai tuan rumah dengan menjamu Inter di Stadion Renato Dell’Ara, Kamis (28/4/2022) dinihari WIB.

Laga Bologna melawan Inter mengalami penundaan karena hampir semua pemain tuan rumah terkena Covid-19. Mereka pun harus menjalani karantina sehingga laga pada Januari 2022 itu batal dilaksanakan.

Kini, laga tersebut memberi kesempatan kepada Inter meraih posisi puncak. Syaratnya? Tak ada pilihan lain bagi Inter kecuali memenangkan duel tersebut.

Bila imbang, apalagi kalah, misi menggeser AC Milan bakal tidak kesampaian. Pasalnya, Inter yang menduduki peringkat 2 memiliki poin 72. Mereka masih terpaut 2 poin dari Rossoneri. Hanya kemenangan yang menjadikan tim asuhan Simone Inzaghi merebut tahta klasemen.

Inter menunjukkan tren positif dengan meraih kemenangan selama 5 laga terakhir di berbagai kompetisi. Mereka menaklukkan tim-tim kuat, Juventus 1-0 dan AS Roma 3-1. Sedangkan di Coppa Italia, Nerazzurri menghajar Milan 3-0 sehingga melangkah ke final untuk bertemu Juve.

Hanya, performa Bologna tidak kalah ciamik karena tak pernah kalah di beberapa pertandingan sebelumnya. Mereka juga sempat menahan Milan 0-0 dan Juve 1-1. Ini menjadikan Bologna sudah aman di posisi tengah klasemen sementara. Bagaimana dengan peluang tuan rumah di laga tersebut?

Bologna
Tuan rumah tampil dengan pemain andalan Marko Arnautovic yang sebelumnya absen. Dengan skema 3-5-2, sektor belakang bertumpu kepada trio Kevin Bonifazi, Luis Binks dan Arthur Theate. Pelatih Sinisa Mihajlovic sesungguhnya bisa menurunkan Adama Soumaoro dan Gary Medel. Terutama Medel yang memenangkan sanksi larangan bermain 2 kali. Hanya, mereka akan duduk di bangku cadangan.

Di lini tengah bakal berlangsung duel sengit dengan Bologna menaruh harapan kepada Roberto Soriano, Jerdy Schouten, dan Mattias Svanberg. Sedangkan Lorenzo De Silvestri dan Aaron Hickey yang tengah mencapai performa terbaik bermain di sayap.

Mereka menopang duet Arnautovic dan Riccardo Orsolini di depan. Arnautovic yang absen karena larangan bermain menjadi goal getter Bologna. Mantan striker Inter ini telah mengemas 12 gol musim ini dan dirinya tengah mengukuhkan sebagai salah satu pencetak gol terbanyak.

Inter Milan

Inzaghi sesungguhnya tak perlu mengubah the winning team saat mengalahkan Roma. Hanya dengan jarak pertandingan yang berdekatan, Inzaghi harus memperhatikan kondisi pemain agar tidak mengalami cedera.

Mantan pelatih Lazio ini mempertahankan skema 3-5-2 dengan melakukan perubahan di sektor belakang. Kali ini, trio Milan Skriniar, Stefan de Vrij dan Alessandro Bastoni yang menjadi starter. Ini berarti bek Federico Dimarco bakal berada di bench.

Di tengah, Inter mengandalkan deretan gelandang terbaik, Nicolo Barella, Marcelo Brozovic dan Hakan Calhanoglu. Sedangkan Denzel Dumfries yang turut menyumbang gol saat melawan Roma juga menjadi pilihan pertama di posisi wing back. Di kiri ada Ivan Perisic yang tetap menjadi starter.

Duet Edin Dzeko dan Lautaro Martinez bisa menjadi pilihan di lini depan. Namun Martinez tak dimainkan karena Inzaghi memilih menurunkan Joaquin Correa mendampingi Dzeko.

Meski tampil di kandang lawan, Inter menjadi unggulan di laga tersebut. Bursa nge-voor Bologna 1 1/2:0 yang menempatkan Inter sebagai tim pemenang. Paling tidak, juara bertahan Liga Italia ini mampu mencetak minimal 2 gol. Motivasi tinggi Inter menurunkan Milan dari tahta menjadikan mereka bakal habis-habisan. Ini memang kesempatan terbaik untuk melakukan kudeta.

Susunan Pemain

Bologna (3-5-2): Skorupski; Bonifazi, Binks, Theate; Silvestri, Soriano, Schouten, Svanberg, Hickey; Orsolini, Arnautovic
Inter Milan (3-5-2): Handanovic; Skriniar, De Vrij, Bastoni; Dumfries, Barella, Brozovic, Calhanoglu, Perisic; Correa, Martinez

Bursa
Bologna vs Inter Milan 1 1/2:0 (tips Inter Milan)*

Artikulli paraprakTak Sepakat, Raheem Sterling Bisa Tinggalkan Manchester City
Artikulli tjetërSetahun Gaji Tidak Dibayar, Marco Simic Hengkang Dari Persija Jakarta