Suporter Liverpool. (Gambar ilustrasi: suporter Liverpool oleh George Groutas dengan lisensi Creative Commons 2.0)

OLENAS.ID – Liverpool sukses menaklukkan Villarreal 2-0 di semifinal pertama Liga Champions di Stadion Anfield, Kamis (28/4/2022) dini hari WIB. Kemenangan yang membuka peluang Liverpool ke final. Namun manajer Juergen Klopp menyatakan pertarungan belum selesai karena masih ada laga ke-2 di kandang Villarreal.

Langkah gemilang Liverpool yang memburu quadruple, 4 trofi dalam satu musim. Saat ini, Liverpool sudah memenangi Piala Liga dan melaju ke final Piala FA untuk menghadapi Chelsea. Duel itu merupakan ulangan final Piala Liga saat Liverpool meraih trofi setelah menang lewat drama adu penalti 11-10.

Di kompetisi Liga Premier Inggris, The Reds masih bersaing ketat dengan Manchester City yang bertengger di puncak klasemen. Liverpool yang berada di peringkat 2 memiliki poin 79 dan hanya terpaut satu poin dari Man City. Peluang juara Mohamed Salah dkk masih terbuka dengan menunggu The Cityzens terpeleset.

Hasil akhir yang tetap membahayakan. Bagaimana dengan pertandingan berikutnya? Kami harus kembali bekerja ekstrakeras

Sementara di Liga Champions, Liverpool berpeluang besar ke final usai mengalahkan Villarreal. Mereka hanya butuh hasil imbang pada semifinal ke-2 di Stadion de la Ceramica, Rabu (4/5/2022) dini hari WIB. Bahkan kekalahan 1-0 pun tak menghalangi langkah The Pool ke laga puncak untuk ke-3 kalinya selama 5 tahun terakhir.

Bila ke final, mereka bertemu Man City atau Real Madrid. Pada laga sebelumnya, Man City menang 4-3 atas Madrid. Laga final sesama Inggris bakal kembali tercipta bila Liverpool dan Man City menyingkirkan 2 wakil La Liga Spanyol itu. Musim lalu di final sesama Inggris, Man City harus mengakui keunggulan Chelsea 1-0.

Sebaliknya, Villarreal harus bekerja keras untuk menyingkirkan Liverpool. Tampil di kandang sendiri, The Yellow Submarine butuh kemenangan 3-0 agar bisa mencapai final untuk kali pertama.

Klopp Tetap Waspada

Meski peluang ke final terbuka cukup lebar, namun Klopp menyatakan tim tetap waspada dan hati-hati karena pertarungan belum berakhir. Mantan pelatih Borussia Dortmund tak ingin meremehkan lawan meski sudah unggul 2 gol.

Apalagi, Liverpool harus bekerja keras sebelum mengalahkan juara Liga Europa ini. Meski mendominasi permainan, mereka mengalami kesulitan dan Villarreal sempat memaksakan imbang tanpa gol di babak pertama.

Liverpool akhirnya melepas ketegangan setelah bek Villarreal Pervis Estupinan membuat gol bunuh diri saat mengantisipasi bola silang Jordan Henderson menit 53. Gol itu membuat pemain Liverpool tersengat. Alhasil hanya berselang 2 menit, Sadio Mane memantapkan keunggulan tuan rumah.

“Hasil akhir yang tetap membahayakan. Bagaimana dengan pertandingan berikutnya? Kami harus kembali bekerja ekstrakeras. Belum ada hasil apa pun [dari pertandingan pertama],” ucap Klopp kepada BT Sport.

“Bila ingin unggul 2-0 di babak pertama, Anda harus fokus 100 persen. Dan di babak ke-2, Anda harus bermain seperti di babak pertama,” kata pria asal Jerman ini.

Menurut dia Liverpool belum bisa memastikan ke final karena Villarreal tidak akan menyerah dan bermain habis-habisan di kandang sendiri.

“Kami tahu pertandingan berikutnya bakal lebih sulit. Pemain Villarreal pun tahu itu. Mereka bakal mengeluarkan segenap kemampuannya,” ujar dia.

“Bahkan bila mengalahkan kami dengan skor yang membawa mereka ke final, mereka layak mendapatkannya. Bila tidak, berarti kami yang lebih pantas. Begitulah kompetisi. Tunggu saja, 6 hari lagi kami kembali menghadapi mereka dan kami harus siap,” kata Klopp.*

Artikulli paraprakUsai Menangkan Manchester City, Guardiola Pusing Kalahkan Real Madrid di Bernabeu
Artikulli tjetërASEAN Para Games 2022 Solo Malah Diganggu Hoaks Soal Negara Peserta