Perenang menjajal Waduk Sermo untuk Open Water Swimming (OWS) di Kulonprogo. (Foto: olenas.id/Gonang Susatyo)

OLENAS.ID – Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) akan menjadi tuan rumah kejuaraan nasional (kejurnas) Open Water Swimming (OWS). Pengda PRSI DIY merencanakan menggelar kejuaraan OWS di Waduk Sermo, Kulonprogo. Selain melaksanakan kejuaraan renang terbuka, Pengda PRSI mengadakan official clinic atau pelatihan wasit/juri OWS.

Pelaksanaan kejuaraan OWS pada 25 dan 26 Juni 2022. OWS sendiri merupakan salah satu nomor renang perairan terbuka yang umumnya digelar di laut.

Persoalannya, DIY memiliki laut dengan ombak yang besar. Padahal faktor keamanan dan keselamatan perenang merupakan hal utama dalam OWS. Berbeda dengan renang lintasan yang pelaksanaannya di kolam renang.

Kejurnas ini merupakan bagian dari kaderisasi di OWS karena di nomor ini DIY memiliki peluang bersaing di PON

PRSI DIY mengalami kesulitan bila menyelenggarakan OWS di Laut Pantai Selatan karena memiliki ombak yang besar. Untuk itu dipilih Waduk Sermo di Kulonprogo sebagai penyelenggaraan renang di perairan terbuka ini.

“Kami sudah melakukan survei di beberapa tempat. Di Wonosari, misalnya, ada danau tetapi tidak representatif. Begitu pula di pantai selatan yang terlalu beresiko bila menggelar OWS karena ombaknya yang besar. Jadi kami memilih Waduk Sermo yang memang cukup ideal untuk OWS,” kata Prijoto, Komite Teknis OWS Pengda PRSI DIY, Rabu (11/5/2022).

DIY Berprestasi di OWS

Menurut Prijoto penyelenggaraan kejuaraan dalam rangka kaderisasi atlet renang di OWS. Apalagi, DIY memiliki prestasi cukup bagus di nomor itu saat Valeria Pauline Yuwono meraih medali perunggu di PON XX Papua. Prijoto berharap kejuaraan tersebut bisa memunculkan atlet penerus Pauline yang menjadi andalan meraih medali di PON.

“Kejurnas ini merupakan bagian dari kaderisasi di OWS karena di nomor ini DIY memiliki peluang bersaing di PON. Harus diakui kalau bersaing di renang lintasan tidak mudah karena kompetitor yang berat. Jadi, kami mencari peluang di OWS, loncat indah dan renang indah atau sinkronisasi,” ucap Prijoto.

Atlet renang DIY menjajal Waduk Sermo yang akan digunakaan untuk kejuaraan OWS. (Foto: olenas.id/Gonang Susatyo)

Lebih lanjut, Prijoto yang juga bertindak sebagai ketua panitia pelaksana kejuaraan menuturkan bila semula Pengda PRSI hendak menyelenggarakan Porda untuk OWS. Dalam perkembangannya, skala kejuaraan menjadi nasional atau kejurnas sehingga atlet OWS dari berbagai daerah bisa tampil di Yogyakarta.

“Kami mengupayakan kejuaraan ini menjadi Festival Aquatik Indonesia (FAI). Bila tidak, ini akan menjadi Kejurnas OWS dengan peserta sekitar 300 atlet. Pengda PRSI juga berharap event ini bisa menjadi agenda tahunan OWS di Yogyakarta,” katanya.

Bila menjadi agenda tahunan, kejuaraan tersebut bisa berkembang menjadi event sport tourism untuk memancing wisatawan ke Waduk Sermo. Apalagi, kawasan waduk itu memiliki potensi wisata dan terletak tidak jauh dari Yogyakarta International Airport (YIS).

“Bila menjadi event sport tourism, ini akan mengangkat ekonomi masyarakat sekitar,” ucapnya.

Selain menyelenggarakaan kejurnas, Pengda PRSI DIY akan mengadakan official clinic bagi juri dan wasit OWS. Pelaksanaan pelatihan sebelum kejurnas. Menurut rencana setelah mendapat pelatihan, mereka kemudian bertugas menjadi juri di OWS.*

Artikulli paraprakAston Villa Vs Liverpool, Klopp: Buang Energi Saja Tunggu Man City Terpeleset
Artikulli tjetërRaih Coppa Italia, Inter Milan Buru ‘Double Winners’