Boaz Solossa, pemain veteran rekrutan PSS Sleman. (Dok: PSS Sleman)

OLENAS.ID – PSS Sleman kedatangan mantan pemain tim nasional Boaz Solossa. Dengan usia Boaz yang sudah 36, ini menjadi perekrutan pemain veteran yang kesekian dari PSS untuk mengarungi kompetisi Liga 1 2022/2023.

PSS membangun skuat anyar dengan memadukan pemain muda dan veteran. Boaz Solossa, salah satu striker terbaik Indonesia dekade lalu, menjadi rekrutan baru pemain golongan senior PSS.

Ini bukan yang pertama bagi tim Elang Jawa mendatangkan pemain berusia di atas 30. Sebelumnya, PSS merekrut kiper Muhammad Ridwan yang berusia 31. Dirinya pun akan bersaing dengan kiper lawas Ega Rizky (29) yang baru pulih dari cedera pergelangan tangan yang membuat dia beristirahat cukup lama. Akibat cederanya, mantan kiper PSCS Cilacap ini harus menjalani operasi dan mengakhiri lebih cepat kompetisi musim lalu.

Musim kemarin PSS hampir masuk ke jurang degradasi. Puji Tuhan PSS bisa bertahan di Liga 1 karena dukungan dari suporter yang luar biasa

Selain Ridwan, PSS memboyong gelandang veteran Fandi Eko Utomo yang sebelumnya membela PSIS Semarang. Usia eks pemain timnas ini pun tak lagi muda. Fandi yang pernah membela Persebaya Surabaya dan Madura United ini sudah berusia 31.

PSS juga memboyong bek veteran Dedy Gusmawan yang rencananya untuk mendampingi Mario Maslac, pemain belakang asal Serbia, yang tak lagi muda. Pasalnya, Maslac yang memasuki musim ke-2 bersama PSS sudah berusia 31.

Hanya, Dedy sendiri memiliki usia 36 dengan pengalaman yang sudah malang-melintang di berbagai klub papan atas. Mantan pemain timnas ini juga pernah mencicip kompetisi di luar Indonesia dengan bermain di Myanmar. Perekrutan Dedy menjadi pertimbangan pelatih Seto Nurdiyantoro yang membutuhkan bek senior.

Faktor Usia Bukan Halangan Boaz

Teranyar, Boaz yang bakal menjadi salah satu veteran di PSS. Boaz yang meraih sukses bersama Persipura Jayapura ini memastikan faktor usia tidak menjadi halangan mencari tantangan dan pengalaman untuk melanjutkan kiprah di sepak bola profesional.

“Bergabung dengan PSS adalah tantangan yang ke-2. Tahun kemarin saya bermain untuk Borneo FC. Alasan saya bergabung di PSS Sleman karena faktor fanatisme dari suporter yang beraksi dengan banyak koreo,” ujar Boaz di Sleman, Senin (30/5/2022).

“Dengan kehadiran saya di sini, saya mohon doa restu dan dukungan dari seluruh masyarakat Sleman untuk menyatukan hati agar bisa membawa PSS lebih baik lagi,” kata eks kapten timnas Indonesia ini.

“Musim kemarin PSS hampir masuk ke jurang degradasi. Puji Tuhan PSS bisa bertahan di Liga 1 karena dukungan dari suporter yang luar biasa. Saya melihat sendiri ke mana pun PSS pergi, mereka selalu setia mendampingi. Itu yang membuat kami, semua pemain, termotivasi lebih membawa PSS menjadi lebih baik,” tutur Boaz.

Boaz menjadi pemain ke-3 Papua yang bergabung dengan PSS. Sebelumnya, PSS mendatangkan bek timnas Marckho Meraudje dan Todd Rivaldo Ferre.*

Artikulli paraprakSadio Mane Hengkang ke Bayern Munich, Lewandowski Kabur
Artikulli tjetërPSIS Semarang Vs Arema FC, Siap Tampil Maksimal