Komarudin, pemain anyar PSS Sleman. (Foto: Dok. PSS Sleman)

OLENAS.ID – Eksodus pemain PSIS Semarang masih berlangsung. Kali inil, pemain sayap Komarudin yang hengkang dan bergabung dengan PSS Sleman. Dia menyusul 2 rekannya yang sudah lebih dulu ke Sleman.

PSIS kembali kehilangan pemain andalan. Komarudin yang menjadi salah satu andalan Mahesa Jenar memutuskan untuk pergi dan pindah ke PSS.

Sebelumnya, PSIS mengalami eksodus saat para pemain memutuskan pergi dan mencari klub baru di Liga 1. Kiper Jandia Eka Putra dan eks gelandang tim nasional Fandi Eko Utomo, misalnya, sudah meninggalkan Semarang. Mereka lebih dulu bergabung dengan PSS. Sedangkan gelandang bertahan Finky Pasamba memilih membela Bhayangkara FC di kompetisi musim 2022/2023.

Secara individu, saya adalah pribadi yang suka tantangan dan belum puas dengan pencapaian sebelumnya

Komarudin sendiri bergabung dengan PSS setelah mengambil banyak pertimbangan, salah satunya dukungan dari keluarga. Mereka mendukung Komar, sapaannya, saat menentukan pilihan membela tim Super Elang Jawa. Selain itu, PSS sangat terbuka dengan kehadirannya.

“Selain 2 faktor itu, respon teman-teman dan staf pelatih sangat hangat menyambut kehadiran saya di PSS,” kata Komarudin seperti dikutip laman klub.

Menurut pria kelahiran Kendal, Jawa Tengah ini PSS merupakan tim yang memiliki kualitas. Dukungan dari jajaran staf pelatih yang memiliki kompetensi sangat baik menjadikan PSS sebagai tim berkualitas.

“Manajemen pengelolaan tim juga sangat bagus. Itu yang saya rasakan saat hadir pertama kali di sini,” tuturnya.

Komarudin Tanggung Beban

Berkaitan dengan target pribadi dan tim, pemain bernomor punggung 99 ini secara gamblang menyebutkan dirinya siap dengan beban yang harus diemban.

“Secara individu, saya adalah pribadi yang suka tantangan dan belum puas dengan pencapaian sebelumnya. Pada prinsipnya saya ingin berkontribusi bagi PSS, yakni mencetak gol dan memberi umpan yang banyak,” kata pemain berusia 26 ini.

Komarudin menuturkan dirinya tak kesulitan beradaptasi dengan tim baru. Apalagi di PSS sudah ada 2 koleganya.

“Untuk adaptasi di PSS, saya tidak terlalu sulit karena adanya Cak Fandi dan Bang Jandia. Mereka membantu saya bersosialisasi dengan teman-teman yang lain. Selain itu, saya sudah mengenal sebagian besar teman di PSS karena sering bertemu,” jawabnya.

Saat ini PSS mengikuti turnamen pramusim Piala Presiden 2022 tergabung di grup A. Mantan pemain PS Kendal itu mengaku melihat perkembangan tim PSS.

“Saya melihat tim PSS memiliki kebersamaan yang baik. Ini menjadi modal bersama. Dan bermain di Piala Presiden 2022 adalah kesempatan awal saya berkontribusi tim,” kata dia.

Artikulli paraprakDarwin Nunez Pembelian Mahal Liverpool, Juergen Klopp Jilat Ludah
Artikulli tjetërArema FC Vs Persik Kediri, Aremania Tak Sulit Cari Tiket