Striker PSIS Semarang Carlos Fortes (kanan). (Foto: Olenas.id/Gonang Susatyo)

OLENAS.ID – Derbi Jawa Tengah (Jateng) akhirnya kembali hadir di kasta paling tinggi kompetisi domestik. Laga di Grup A Piala Presiden 2022 akan mengawali derbi saat Persis Solo menghadapi PSIS Semarang di Stadion Manahan, Solo, Selasa (21/6/2022). PSIS tegas mengabaikan rekor pertemuan ke-2 tim karena ini merupakan pertandingan baru dengan sejarah baru.

Duel 2 tim elite Jateng di pentas turnamen pramusim. Persis yang berhasil promosi setelah menjadi juara Liga 2 bertemu kembali dengan rivalnya, PSIS.

Sebelumnya, Persis dan PSIS lebih sering bertemu di kompetisi kasta kedua atau sesekali bermain bersama di turnamen. Meski bermain di kasta ke-2, duel tim dari Solo dan Semarang ini tetap panas dan berbalut gengsi karena rivalitas tajam dari tim yang memiliki sejarah panjang di pentas sepak bola nasional.

PSIS tidak pernah menang di 3 laga sebelumnya. Saya malah baru tahu catatan itu,. Tetapi ini pertandingan baru dan sejarah baru yang akan tercipta

PSIS kemudian lebih dulu promosi setelah menduduki peringkat 3 Liga 2 2017. Persis sendiri masih berkutat di Liga 2 sebelum naik kasta musim 2021/2022. Sukses Laskar Sambernyawa menjadikan Jateng memiliki 2 klub yang berkompetisi di kasta tertinggi.

Duel di Piala Presiden setidaknya menjadi pemanasan sebelum mengarungi kompetisi. Persis bakal tampil percaya diri karena memiliki catatan bagus bila bertemu PSIS di Manahan. Mereka tak pernah kalah selama 3 laga terakhir dengan mencatat 2 kali menang dan sekali imbang saat bermain di kandang sendiri.

Laga Tak Sekadar Gengsi dan Emosi

Hanya, sejarah pertemuan ini tak berarti bagi PSIS. Apalagi, bagi Carlos Fortes dkk big match itu tak sekadar adu gengsi berbalut emosi tetapi menentukan langkah ke babak selanjutnya setelah melakoni 2 pertandingan.

Sebelumnya, PSIS menghajar Persita Tangerang 6-1 dan bermain imbang 2-2 melawan Dewa United FC. Raihan 4 poin menjadikan PSIS menduduki posisi puncak. Perolehan poin tim biru sama dengan PSS Sleman yang bermain imbang 0-0 melawan Persis dan kemudian mengalahkan Persita 2-0.

Pelatih PSIS Semarang Sergio Alexandre (tengah) saat memberi keterangan pers. (Foto: Olenas.id/Gonang Susatyo)

“Kami mengabaikan catatan pertandingan di masa lalu. PSIS sama sekali tak terbebani. Kami juga melakukan persiapan yang baik karena semua pemain bisa tampil,” ujar pelatih PSIS Sergio Alexandre.

“PSIS tidak pernah menang di 3 laga sebelumnya. Saya malah baru tahu catatan itu,. Tetapi ini pertandingan baru dan sejarah baru yang akan tercipta,” kata Alexandre.

PSIS sudah menunjukkan kesiapan dan tak terkalahkan di penyisihan grup. Skuat juga sudah komplet dengan kembalinya pemain tim nasional Septian David Maulana. Selain itu, duo asing Jonathan Cantillana dan Ali Sesay sudah bergabung.

“David Maulana sudah bergabung, tetapi apakah dia bisa bermain di babak ke-2, kita lihat saja nanti. Demikian pula pemain asing yang baru bergabung,” ucap pelatih asal Brasil ini.*

Artikulli paraprakPSSI Usut Meninggalnya Suporter di Stadion GBLA
Artikulli tjetërPelatih Persis Solo: Derbi Jateng Bergengsi Tinggi