Pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantoro, (Foto: Olenas.id/Gonang Susatyo)

OLENAS.ID – PSS Sleman mengakhiri penyisihan Piala Presiden 2022 dengan menjadi runner up Grup A. Pada laga terakhir di Stadion Manahan, Solo, Senin (27/6/2022), PSS menang 1-0 atas Dewa United FC. Lolos ke perempat final, pelatih Seto Nurdiyantoro mengakui PSS masih butuh perbaikan.

Persaingan ketat Grup A menjadikan PSS baru memastikan mengantungi tiket ke perempat final usai mengalahkan Dewa United FC. Sebelumnya, PSS bersaing dengan Persita Tangerang, tuan rumah Persis Solo dan Dewa United FC sendiri untuk mendampingi PSIS Semarang yang sudah lolos ke 8 besar.

Dalam laga melawan Dewa United FC, tim asuhan Seto Nurdiyantoro harus bekerja keras. Beruntung ada Ze Valente, pemain anyar asal Portugal yang menjadi penentu kemenangan. Valente membobol gawang tim promosi Liga 2 ini menit 71.

Tampaknya ada beban pada pemain karena harus menang. Ini butuh pembenahan agar pada setiap pertandingan, mereka bisa tampil lepas

Kemenangan satu gol itu sudah cukup bagi Elang Jawa untuk terbang ke perempat final menghadapi Persib Bandung. Pasalnya, PSS mengakhiri Grup A dengan mengantungi poin 7. Sementara, Persita menduduki peringkat 3 usai mengalahkan Persis 1-0.

Kekalahan dari Persita menjadikan Persis tak pernah memenangi pertandingan selama penyisihan grup. Juara Liga 2 ini menduduki dasar klasemen hanya meraih 2 poin dari hasil imbang melawan PSS (0-0) dan Dewa United FC (2-2).

Beban Pemain PSS Harus Menang

Meski berhasil memenuhi target lolos ke perempat final turnamen pramusim ini, namun Seto mengakui PSS masih butuh banyak perbaikan. Menurut dia pemain tak bisa bermain lepas saat mendapat beban harus menang. Buntutnya mereka melakukan kesalahan yang tidak perlu.

“Saya tetap mengapresiasi pemain yang bekerja keras memenangkan pertandingan. Namun pemain masih melakukan banyak kesalahan, terutama di babak pertama. Hampir semua melakukan kesalahan mendasar seperti salah mengumpan. Ini yang harus segera ada perbaikan,” kata Seto.

“Tampaknya ada beban pada pemain karena harus menang. Ini butuh pembenahan agar pada setiap pertandingan, mereka bisa tampil lepas. Pertandingan ini menjadi pembelajaran pemain,” ucap eks pemain tim nasional era 2000-an ini.

Keberhasilan melaju ke perempat final menjadikan PSS bertemu Persib, juara Grup C. Berstatus peringkat 2, PSS harus melakoni laga tandang ke markas Persib.

“Kami hanya memiliki waktu yang singkat untuk recovery bila jadwal laga melawan Persib pada 1 Juli 2022. Apalagi, kami menjalani laga tandang ke Bandung. Saya berharap pemain bisa memahai situasi ini,” kata Seto.

Persib menjadi unggulan setelah melewat grup maut dengan mulus. Mereka mampu mengatasi perlawanan Bhayangkara FC, juara Liga 1 Bali United dan Persebaya Surabaya.*

Artikulli paraprakLaga Krusial Lawan Dewa United, PSS Sleman Berharap Dukungan dari BCS dan Slemania
Artikulli tjetërManchester United Tolak Permintaan Barca Tukar Harry Maguire dengan Frenkie de Jong