Gianluigi Buffon, eks kiper Juventus. (Sumber foto: flickr.com)

OLENAS.ID – AC Milan tidak menjadi favorit juara Liga Italia musim 2022/2023. Setidaknya itu yang menjadi prediksi eks kiper tim nasional Italia, Gianluigi Buffon. Lalu siapa favorit kiper legendaris yang tak pernah memenangi Liga Champions ini?

AC Milan sukses memenangi Scudetto setelah mengungguli rival satu kota, Inter Milan dan Juventus yang menduduki peringkat 4. Ini untuk kali pertama Milan meraih trofi liga setelah penantian selama 11 tahun.

Pencapaian Milan memang mengesankan karena sebelumnya Inter dan Juve yang menjadi favorit juara. Terutama Inter yang berstatus juara bertahan. Namun Rossoneri menunjukkan konsistensi sehingga mampu mengungguli Inter yang menjadi runner up.

Saya menilai Juventus dan Inter yang menjadi unggulan

Meski meraih sukses dan kemungkinan menjadi unggulan di musim anyar, namun Buffon justru tak memperhitungkan Milan kembali menjadi juara Serie A Italia. Buffon malah menjagokan eks klubya, Juve, memenangi Scudetto. Menurut dia, Juve akan bersaing dengan Inter dan bukan Milan.

“Saya menilai Juventus dan Inter yang menjadi unggulan. Dan, Bianconeri sedikit lebih diuntungkan [dibandingkan Inter],” kata Buffon kepada Football Italia

“Milan berada di belakang mereka. Musim lalu, saya memang mengunggulkan mereka [Milan] dan mereka menunjukkan kemampuannya,” ujar kiper yang membawa Italia memenangi Piala Dunia 2006 ini.

Juve dan Inter Rombak Skuat

Bukan tanpa alasan bila Buffon yang kini bermain untuk klub yang membesarkannya, Parma, menjagokan Juve dan Inter. Menurut dia La Vecchia Signora telah melakukan perombakan skuat dengan merekrut Paul Pogba dan Angel Di Maria. Klub mendapatkan 2 pemain sarat pengalaman itu secara gratis dari Manchester United dan Paris Saint-Germain.

Sementara, Inter memboyong sejumlah pemain, Andre Onana, Kristjan Asllani, Raoul Bellanova, dan Henrikh Mkhitaryan. Tak hanya itu, Nerazzurri juga membawa kembali Romelu Lukaku dari Chelsea dengan status pinjaman.

Lukaku yang mengantarkan Inter memenangi Scudetto. Namun Inter kemudian malah melepasnya ke Chelsea. Gagal bersinar saat kembali ke Inggris, Inter merekrut eks striker Man United ini dengan status pinjaman.

Sebaliknya, Milan tak aktif melakukan perekrutan pemain. Juara Liga Champions 7 kali ini hanya membawa Divock Origi secara gratis dari Liverpool.*

Artikulli paraprakKetua OC Piala Presiden 2022 Tak Ingin Pelecehan Seksual Terjadi Lagi
Artikulli tjetërPahit, Aturan Jadul Gugurkan Indonesia ke Semifinal Piala AFF U-19 2022