Direktur Utama PT LIB Akhmad Hadian Lukita. (Foto: Olenas.id/Liga Indonesia Baru)

OLENAS.ID – Pelecehan seksual terhadap salah satu wartawari oleh salah satu oknum suporter saat meliput leg 1 semi final Piala Presiden 2022 di Stadion Maguwoharjo, Sleman diharapkan tidak terulang lagi. Apalagi Liga 1 2022/2023 akan bergulir pada 23 Juli 2022.

““Kami mengutuk keras aksi tak terpuji tersebut. Apa pun alasannya, tindakan tersebut tak bisa ditolerir lagi. Kami meminta kepada panitia pelaksana (panpel) setempat agar ikut menyelesaikan masalah ini sesuai dengan aturan yang berlaku,” jelas Ketua Organizing Committee (OC) Akhmad Hadian Lukita, Minggu (10/7/2022).

Menurut Lukita yang juga Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB), bergulirnya Piala Presiden 2022 telah terbukti menjadi hiburan bersama masyarakat Indonesia. 

“Karena itu pantang dinodai dengan aksi-aksi yang memalukan. Apalagi kepada jurnalis yang selama ini menjadi penyambung informasi kepada publik tentang geliat, fakta, atau fenomena yang terjadi sepanjang bergulirnya Piala Presiden 2022,” tambahnya.

Lebih lanjut Akhmad Hadian Lukita menegaskan pihaknya akan berusaha tegas agar kejadian yang sama tidak akan terulang lagi. Apalagi, kata Akhmad Hadian Lukita, Liga 1 2022/2023 akan bergulir mulai 23 Juli 2022. 

“Kami akan berkomunikasi dengan panpel setempat agar lebih tegas dan memerhatikan semua peraturan yang sudah ditentukan. Bagaimana pun rekan-rekan jurnalis atau peliput seharusnya mendapatkan akses dan fasilitas yang berbeda dengan penonton pada umumnya. Hal itu mutlak diterapkan agar beragam media bisa melaksanakan tugasnya dengan nyaman dan aman,” pungkas dia.***

Artikulli paraprakPelecehan Seksual Terhadap Jurnalis Perempuan Mendapat Kecaman Keras
Artikulli tjetërAC Milan Bukan Favorit Juara Liga Italia Versi Gianluigi Buffon