OLENAS.ID – Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Daerah Istimewa Yogyakarta memberikan bantuan seperangkat alat komputer kepada seluruh Askab dan Askota, serta bantuan pembinaan kepada Sekolah Sepakbola (SSB) yang telah terafiliasi masing-masing sebesar Rp 5 Juta.

Bantuan itu diserahkan secara simbolis di tengah kongres tahunan Asprov PSSI Yogyakarta di Wwonosari, Gunung Kidul, Sabtu (16/7/2022) dengan agenda Penyampaian Laporan Kegiatan 2021, serta rencana pada 2022.

Bupati Gunungkidul Sunaryanta turut hadir membuka kongres tersebut secara resmi. Selain juga tampak striker Timnas U-19, Hoky Caraka.

Selain itu, juga disahkan 4 anggota baru Asprov PSSI DIY yakni PS Indonesia Muda, Gunungkidul Tigers FC, Mataram Utama Manggala FC, dan Bantul United.

Sementara itu, satu klub diberhentikan keanggotaannya yaitu Gelora Handayani. Menurut Syauqi, pemberhentian itu dilakukan karena tidak mengikuti kompetisi selama dua musim berturut-turut.

“Sekaligus kami juga mengusulkan perubahan nama salah satu klub ke PSSI pusat,” ungkapnya.

Dalam sambutannya, Ketua Umum Asprov PSSI DIY, Ahmad Syauqi Soeratno berharap bantuan bagi Askab dan Askot dapat meningkatkan peran masing-masing organisasi dalam melakukan pembinaan sepakbola. Sedangkan bantuan pembinaan kepada SSB yang telah terafiliasi makin mendorong mereka untuk meningkatkan kualitasnya.

“Kongres tahunan ini pertama kali diadakan di luar Yogyakarta dan Sleman. Pandemi Covid-19 telah membuat beberapa program terhambat, tapi untuk 2021 hampir semuanya sudah berjalan,” jelas Sekretaris Umum Asprov DIY, Armando Pribadi saat dihubungi OLENAS.ID di Yogyakarta, Minggu (17/7/2022).

Ada tiga hal yang jadi bahasan kongres tahunan itu yakni Pembinaan Berkelanjutan, Penguatan organisasi dan Optimnisasi Kerjasama.

Pembinaan Berkelanjutan mencakup tiga aspek yakni 1. Sinkronisasi Program Pembinaan antara PSSI, Asprov PSSI DIY, Askab/Askot, Klub dan Perkumpulan Sepakbola DIY, 2. Peran SSB, Perkumpulan, Klub dan Akademi, 3. Penyiapan Infrastruktur dan SDM Pelaku Sepakbola DIY

Penguatan Organisasi mencakup 1. Penyelarasan Statuta antara PSSI, Asprov PSSI DIY dan Askab/Askot, serta AD/ART Klub, Perkumpulan & Lembaga Terafiliasi Sepakbola DIY, dan 2. Penyusunan Struktur dan Deskripsi Tugas Organisasi Askab/Askot serta Klub/Perkumpulan dan Lembaga Terafiliasi

Sedangkan Optimalisasi Kerjasama memaparkan tentang 1. Kerjasama dengan Pemerintah sebagai implementasi Inpres No.3 tahun 2019, 2. Kerjasama dengan pihak Swasta, serta 3. Kerjasama antar anggota Asprov PSSI DIY.

Tentang program Asprov PSSI DIY tahun 2022, terdapat 8 agenda yang akan dilaksanakan yakni Liga 3 DIY, Piala Soeratin (U-13, U-15 dan U-17), Sepakbola Wanita, Sepakbola Pantai, Piala Asprov (juara kompetisi Askab/Askot), Piala Asprov U-16 (Juara/Terbaik Askab/Askot) dan Popda DIY dan Porda DIY.

“Sepakbola Wanita belum diputuskan kapan karena masih menanti jadwal dari PSSI,” tambah Armando Pribadi. ***

Artikulli paraprakKejurda Akuatik DIY 2022, Sleman Juara di Renang Lintasan
Artikulli tjetërLuapan Emosi Anthony Ginting Usai Juara Tunggal Putra Singapore Open 2022