Johor Darul Ta'zim saat berhadapan dengan Sri Pahang FC, 18 Mei 2022. (Foto : SNE Images)

OLENAS.ID – Malaysia melakukan perubahan drastis terhadap kompetisinya di musim 2023. Setiap klub yang berlaga di Malaysia Super League (MSL) bisa mengontrak sembilan pemain asing.

Selain itu, peserta MSL yang saat ini berjumlah 12 akan menjadi 18 tim. Sedangkan di musim 2024 dan seterusnya, nantinya hanya ada 16 klub, karena dua tim terbawah bakal terdegradasi.

CEO MFL Stuart Ramalingam menyebut perombakan itu akan membawa M-League ke tingkat yang lebih tinggi.

“Kami ingin membawa klub sepak bola di Malaysia menuju level berikutnya, dengan target berada di peta sepakbola Asia” ujar CEO MFL, Stuart Ramalingan seperti dikutip dari laman resmi MFL.

Tak hanya itu langkah perubahan drastis yang diambil MFL. Liga Primer (setara Liga 2) akan dihapus, digantikan dengan Liga Simpanan (Reserve League).

Nantinya akan dibentuk Liga Semi Profesional untuk menggantikan Liga Primer. Pembentukan Liga Semi Profesional bergantung kepada kesiapan klub, terutama yang berada di Liga M3 (setara Liga 3).

Tentang izin mengontrak sembilan pemain asing, Presiden MFL, Datuk Ab Ghani Hassan, seperti dikutip dari laman Stadium Astro, mereka didaftarkan. Tetap dalam setiap pertandingan hanya lima yang bisa turun ke lapangan.

“Jika pemain kuota Asia cedera, dia tak boleh digantikan oleh pemain Eropa,” jelasnya.

Meski begitu tidak semua pemain asing itu bisa dimainkan dalam pertandingan. Hanya lima yang bisa diturunkan dalam satu laga, dan satu lagi berada di bangku cadangan. Sementara empat pemain lainnya tidak masuk dalam daftar susunan pemain.

“Ya kurang lebihnya sama seperti yang sekarang ini, cuma bedanya ada seorang lagi pemain [asing] di bangku cadangan. Untuk kompetisi AFC (Konfederasi sepakbola Asia) juga, enam orang dibenarkan di atas lapangan. Itulah perbedaannya.” ***

Artikulli paraprakPersija Rekrut Striker Timnas Bahrain, Abdulla Yusuf Helai
Artikulli tjetërMengejutkan, Risna Prahalabenta Mundur Dari Persik Kediri