Barito Putera babak belur saat hadapi Madura United, Sabtu (23/7/2022). Foto : ligaindonesiabaru

OLENAS.ID – Pelatih Barito Putera, Dejan Antonic sangat terpukul dengan kekalahan 8-0 saat menghadapi Madura United pada laga perdana BRI Liga 1 2022/2023 di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, Sabtu (23/7/2022). Ia menilai hal itu sangat sulit diterima dan di luar nalar siapapun.

Saya tidak pernah seperti ini (kalah dengan skor besar) sebagai pemain sejak 1996 di sini (Indonesia) sampai sekarang menjadi pelatih,” ungkapnya usai pertandingan.

Mantan pelatih PSS Sleman itu tak menyangka timnya harus babak belur dengan delapan gol tanpa balas.

Pemain Madura United Lulinha menjadi bintang kemenangan lewat torehan hattrick. Sementara itu, pemain anyar Madura United lainnya, Malik Risaldi mengemas satu gol dan dua assist dalam kemenangan fantastis tersebut.

Barito Putera sendiri sebenarnya bermain cukup apik. Mereka mampu mengimbangi Madura United. Namun dua gol dalam waktu hanya dua dari Ricki Ariansah dan Lulinha meruntuhkan mental pemain Barito Putera.

Hal itu tampak pada permainan Laskar Antasari yang tampak kacau dan tak tahu arah.

Dejan tak habis pikir kenapa penampilan timnya seperti itu. Tidak terlihat kehebatan Barito Putera yang mampu menembus delapan besar Piala Besar 2022 lalu.

“Ini bukan wajah Barito sesungguhnya. Tim ini jauh lebih baik di Piala Presiden. Tetapi, kami harus ambil tanggungjawab, kami semua malu dengan keluaraga kami di Banjarmasin. Tetapi sepak bola kadang sangat buruk dan ini buat kami belajar,” kata Dejan. ***

Artikulli paraprakSape Kerrab Ngamuk, Hancurkan Barito Putra 8-0 
Artikulli tjetërBalas Dendam yang Indah, Borneo FC Gebuk Arema FC 2-0