PSF Academy Cilacap. (Foto: PSF Academy)

OLENAS.ID – PSF Academy Cilacap, tempat pendidikan dan latihan sepak bola yang layak menjadi pilihan bagi anak-anak usia remaja yang ingin menekuni karier sebagai pesepak bola. Akademi sepak bola itu ditangani pelatih Bambang Harsoyo dan Jimi Suparno yang sudah malang-melintang di klub-klub besar. Sedangkan direktur olahraga akademi tak lain legenda striker tim nasional.

Akademi atau diklat sepak bola menjadi tempat latihan dan pendidikan yang memiliki peran penting bagi anak-anak remaja yang ingin mematangkan kemampuan teknik individu maupun organisasi permainan. Mereka tidak hanya diasah teknik tetapi juga belajar bahwa sepak bola adalah permainan tim.

Penting bagi akademi atau diklat yang ditangani pelatih yang memiliki kualitas dengan dukungan fasilitas yang memenuhi standar. PSF Academy Cilacap, misalnya, merupakan diklat latihan yang memiliki fasilitas cukup mentereng, satu di antaranya lapangan latihan yang berstandar FIFA.

Penting bagi akademi atau diklat memiliki lapangan yang berkualitas baik

Ya, Lapangan Jendral Sudirman di PSF Academy mulai dibangun pada akhir 2021 dan rampung bulan Juni 2022. Lapangan tersebut memiliki rumput sintetis yang simetris dan rata. Ini sangat memudahkan pemain untuk menguasai teknik dasar permainan sepak bola yang baik dan benar.

“Penting bagi akademi atau diklat memiliki lapangan yang berkualitas baik. Ini membuat anak-anak yang mengikuti pelatihan dan pendidikan bisa belajar teknik dasar seperti passing atau mengumpan dengan benar dan lancar. Ini membantu meng-upgrade skill dari anak tersebut,” kata pelatih kepala PSF Academy Bambang Harsoyo dalam pembicaraan via telepon, Senin (15/8/2022).

Mencetak Bibit Unggul

Bambang merupakan mantan pemain yang pernah bermain di klub-klub besar seperti Persebaya Surabaya, Barito Putera dan Kalteng Putera. Pemain yang menempai posisi depan ini menutup karier di klub yang membesarkannya, Persiku Kudus. Bambang menjadi pelatih kepala yang mendapat tugas mencetak bibit-bibit unggul di PSF Academy Cilacap.

Selain Bambang ada Jimi Suparno yang pernah membela Persipura Jayapura, Persiram Raja Ampat, Arema FC sampai Persela Lamongan. Asisten pelatih di PSF ini juga sempat memperkuat Persijap Jepara dan mengakhiri karier di klub kota kelahirannya, PSCS Cilacap.

Sedangkan legenda lini depan timnas, Kurniawan Dwi Yulianto menjadi Direktur Olah Raga PSF Group. Saat ini Kurniawan menjadi asisten pelatih klub Serie B Liga Italia, Como 1907.

“PSF Academy boleh dibilang adalah akademi yang komplet. Saya beruntung bisa ikut melatih di akademi ini bersama tim pelatih lainnya yang tentu berpengalaman dan berkompeten di bidangnya masing-masing,” ujar Bambang menambahkan.

Deretan pelatih bersama direktur olahraga yang kemudian menyiapkan program latihan untuk peningkatan kompetensi para siswa. Akademi juga memiliki program mengikuti turnamen di luar negeri. Terdekat, PSF akademi akan berlaga di kompetisi internasional di Singapura.

“PSF Academy Cilacap dan Jakarta akan bertemu. Mereka kemudian berlatih tanding sekaligus menjaring pemain-pemain terbaik. Mereka yang akan berangkat ke Singapura,” ujarnya.

PSF Academy merupakan sebuah akademi yang berafiliasi dengan 3 klub besar, Persiba Balikpapan, PSCS Cilacap, dan Batavia FC Jakarta. Musim lalu, Persiba sempat menjadi salah satu klub Liga 2 yang diprediksi bakal promosi ke Liga 1.*

Artikulli paraprakPersela Lamongan Optimis Bisa Kembali ke Liga 1
Artikulli tjetërAda Intervensi, Federasi Sepakbola India Dibekukan FIFA