Pemain depan Arsenal Gabriel Jesus (tengah). (Sumber foto: Twitter/@gabrieljesus9)

OLENAS.ID – Pemain depan Arsenal Gabriel Jesus tak masuk skuat Brasil yang akan melakoni 2 laga uji coba melawan Ghana dan Tunisia. Sebaliknya, pelatih Tite memanggil gelandang Manchester United Fred.

Tidak ada pemain Arsenal di timnas Brasil yang akan menghadapi Ghana, Sabtu (24/9/2022) dan Tunisia, Rabu (28/9/2022) setelah Jesus tak mendapat panggilan. Penyelenggaraan uji coba itu sendiri tidak di Brasil maupun 2 negara Afrika itu tetapi di Prancis.

Jesus sesungguhnya tampil mengesankan sejak bergabung dengan Arsenal di awal musim kompetisi. Dirinya selalu bermain selama 7 pertandingan Liga Premier Inggris. Kontras saat Jesus masih bermain di Manchester City. Pemain berusia 25 ini harus menerima nasib menjalani rotasi karena menumpuknya pemain bintang di Man City.

Saya menghargai sepenuhnya keputusan pelatih. Saya menghormati Tite dan semua pemain serta staf pelatih

Penampilan pemain yang turut membawa The Cityzens meraih titel Liga Premier sebanyak 4 kali ini pun kian moncer saat pindah ke London utara. Dirinya mencetak 3 gol dan 3 assists selama 5 pertandingan pertama Arsenal. Jesus berkontribusi atas 7 dari 17 gol yang mengantarkan The Gunners ke puncak klasemen Liga Inggris.

Hanya, pelatih Tite tak memasukkan Jesus saat Brasil menjalani 2 uji coba terakhir sebelum berlaga di Piala Dunia 2022, November dan Desember mendatang. Sebaliknya, Tite memanggil striker Liverpool Roberto Firmino, pemain anyar Man United Antony dan Richarlison yang kini menjadi andalan Tottenham Hotspur.

Jesus Tetap akan Tampil di Piala Dunia 2022

Namun bukan tanpa alasan sang pelatih tak membawa Jesus. Mantan pemain Palmeiras ini sesungguhnya sudah pasti masuk timnas yang berlaga di Qatar. Hanya, Tite ingin memberi kesempatan kepada pemain yang jarang mendapat kesempatan bermain di Selecao seperti pemain depan Atletico Madrid Matheus Cunha dan striker Palmeiras Pedro.

Tite, menurut para jurnalis Brasil, tak akan mengabaikan Jesus. Bagaimana tidak, dia sesungguhnya ngefan berat Jesus. Di Piala Dunia 2018, Jesus selalu menjadi starter di setiap pertandingan Brasil. Saat ini, dirinya memiliki caps 56 kali.

“Saya tetap menjalin kontak [dengan pelatih Tite] setelah pengumuman pemain [timnas],” kata Jesus seperti dikutip Football London saat menanggapi pencoretan dia dari skuat Brasil.

“Saya menghargai sepenuhnya keputusan pelatih. Saya menghormati Tite dan semua pemain serta staf pelatih,” ucap dia lagi.

Dengan absennya Jesus, berarti tidak ada pemain Arsenal yang mendapat panggilan timnas. Striker Gabriel Martinelli yang sesungguhnya sudah menjadi andalan di lini depan klub pun tak masuk skuat. Hanya saja, pemain berusia 21 ini kemungkinan besar memang kalah bersaing dengan deretan pemain depan Brasil.

Menariknya, Tite malah memberi kesempatan kepada Fred yang tak selalu menjadi pilihan pertama di Man United. Begitu pula Antony yang langsung nyetel bersama The Red Devils tetap mendapat panggilan timnas. Selain itu, gelandang senior Casemiro masih masuk skuat.

Sejak meninggalkan Real Madrid untuk bergabung dengan Man United, performa Casemiro tak menurun. Dirinya tetap menjadi andalan manajer Erik ten Hag.

Skuat Brasil
kiper:
Alisson (Liverpool), Ederson (Manchester City), Weverton (Palmeiras); belakang: Marquinhos (Paris Saint-Germain), Thiago Silva (Chelsea), Eder Militao (Real Madrid), Bremer (Juventus) Ibanez (Roma), Danilo (Juventus), Alex Sandro (Juventus), Alex Telles (Sevilla), Casemiro (Manchester United), Fabinho (Liverpool); tengah: Fred (Manchester United), Bruno Guimaraes (Newcastle United), Lucas Paqueta (West Ham United), Everton Ribeiro (Flamengo), Antony (Manchester United), Matheus Cunha (Atletico Madrid); depan: Rodrygo (Real Madrid), Vinicius Jr. (Real Madrid), Raphinha (Barcelona), Richarlison (Tottenham Hotspur), Neymar (Paris Saint-Germain), Roberto Firmino (Liverpool), Pedro (Flamengo)*

Artikulli paraprakKalahkan Vietnam, Garuda Muda Terbang ke Final Piala Asia U-20 2023 di Uzbekistan
Artikulli tjetërDavid Ginola Membunuh Prancis