Pemain PSIM Yogyakarta merayakan gol. (Foto: PSIM Yogyakarta)

OLENAS.ID – PSIM Yogyakarta tak mengubah target dan membidik kemenangan meski bermain tanpa penonton saat menjamu Persela Lamongan dalam lanjutan kompetisi Liga 2 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Selasa (27/9/2022). Hanya, PSIM mewaspadai tim lawan yang memiliki pelatih sarat pengalaman Fachri Husaini dan pemain veteran Zulham Zamrun.

Persela jelas bukan lawan ringan PSIM. Pelatih Erwan Hendarwanto menyebut Persela sebagai tim besar di Liga 2. Dan, bukan tanpa alasan bila pelatih PSIM itu menilai Persela bukan tim sembarangan meski saat ini masih berada di papan tengah klasemen sementara.

Bagaimana tidak, Laskar Joko Tingkir sebelumnya lebih banyak bertarung di kasta tertinggi. Namun mereka mengalami penurunan sehingga mengalami degradasi dari Liga 1.

Kami pun tak masalah bila pertandingan harus tanpa penonton

Tak hanya itu, Persela saat ini di bawah penanganan Fachri. Mantan pelatih tim nasional U-23 yang ‘turun gunung’ menangani klub Liga 2. Langkah Persela memboyong salah satu gelandang terbaik dan mantan kapten tim nasional ini menunjukkan keseriusan mereka untuk kembali ke Liga 1.

Selain itu, Persela mendatangkan pemain senior Zulham Zamrun yang menjadi andalan di lini depan. Penyerang berusia 34 dan mantan timnas ini sudah malang-melintang di klub-klub besar Liga 1. Artinya kualitas dan pengalaman Zulham memang tak diragukan.

“Persela jelas tim besar dengan pelatih berpengalaman. Kami juga harus mewaspadai pemain senior dari tim itu seperti Zulham. Harus diakui dia memiliki peran menonjol di tim. Jadi tak mudah menghadapi mereka,” ucap Erwan di Yogyakarta.

PSIM Target 3 Poin

Meski demikian Erwan tetap optimistis menghadapi laga itu. PSIM tetap menargetkan 3 poin meski mereka harus bekerja keras mewujudkannya. Namun Laskar Brajamusti memiliki modal bagus saat melakoni laga kandang. Kemenangan atas Persekat Tegal, menurut Erwan, mendongkrak kepercayaan diri pemain.

“Paling tidak, kemenangan itu menjadikan pemain makin percaya diri. Kami pun tak masalah bila pertandingan harus tanpa penonton,” ucap dia.

Ya, PSIM mendapat sanksi dari PSSI menggelar pertandingan home tanpa penonton. Gara-garanya pendukung PSIM melakukan perusakan fasilitas stadion saat melakoni laga tandang melawan FC Bekasi City.

“Kami tak mengambil keuntungan dengan digelarnya pertandingan tanpa penonton. Kami biasa bermain dengan penonton atau tanpa penonton,” ucap Fachri saat menanggapi laga tanpa penonton itu.

“Kami menunjukkan kesiapan demi meraih poin karena kami kehilangan banyak poin di laga-laga sebelumnya,” kata dia.

Pertandingan PSIM melawan Persela dilaksanakan pada pukul 15.30 WIB. PSIM bakal kembali mengandalkan striker veteran Cristian Gonzales untuk membobol gawang Persela.*

Artikulli paraprakJersey Ikonik Kamerun yang Bikin FIFA Geram
Artikulli tjetërIndonesia Menang Lagi 2-1 Atas Curacao