OLENAS.ID – Presiden FIFA, Gianni Infantino mendapat kritikan pedas karena ikut fun football bersama Ketua Umum PSSI, Mohamad Iriawan alias Iwan Bule. Infantino dinilai sebagai orang tuli karena tidak punya empati.

Media terkemuka Inggris, The Athletic melontarkan kritikan keras itu, Kamis (20/10/2022) mengatakan, Infantino tidak memiliki kepekaan di tengah situasi duka akibat Tragedi Kanjuruhan. Data terakhir menyebutkan, 134 orang meninggal dunia usai laga Arema FC menghadapi Persebaya, 1 Oktober 2022 lalu.

Sebagaimana diberitakan, Infantino bersama jajaran pengurus PSSI bermain sepak bola di Stadion Madya, Senayan usai mengadakan rapat pada Selasa (18/10/2022). Infantino dan Iriawan tampak tertawa bersama sembari main bola bareng.

Suasana gembira itu juga mendapat kritikan tajam dari publik sepakbola dalam negeri.

“Empathy dimana ??????,” seperti dikutip dari akun Twitter mantan Menteri Perikanan, Susi Pudjiastuti @susipudjiastuti, Rabu (19/10/2022).

Sedangkan Kaesang, putra Presiden Jokowi, di akun Twitternya @kaesangp menanggapi foto kebersamaan antara Iwan Bule dan Presiden FIFA Gianni Infantino yang tampak begitu bahagia tanpa beban sedikitpun, menyusul tewasnya ratusan orang di Stadion Kanjuruhan.

“Alhamdulillah semuanya tersenyum. Kami pemilik tim juga hanya bisa tersenyum melihat kebahagiaan ini,” cuit Kaesang yang merupakan pemilik Persis Solo itu, Kamis (20/10/2022).

Selain Infantino, The Athletic juga melontarkan hujatan kepada PSSI. The Athletic menyorot tindakan PSSI yang menerima mentah-mentah ajakan Infantino.

“Untuk orang-orang yang kehilangan terkasih dari hidup mereka, hidup dari luka-luka dari serangkaian kesalahan yang menyebabkan kematian fans sepak bola yang seharusnya dapat dihindari, ini perilaku memuakkan dari orang berkuasa,” lanjut artikel tersebut.

“Ketidaktepatan Infantino, dan tindakan tuan rumahnya, adalah kesalahan penilaian yang besar, hal ini harus dipastikan tidak terjadi lagi,” tutup artikel tersebut.

Seorang juru bicara FIFA menjelaskan kepada The Athletic bahwa pertandingan itu tidak dimaksudkan untuk menimbulkan rasa tidak hormat kepada mereka yang terkena dampak tragedi tersebut. Mereka menyoroti bahwa pertandingan singkat yang menampilkan staf dari FA Indonesia dan delegasi FIFA diselenggarakan dalam waktu singkat di antara pertemuan. Disebutkan juga bahwa Infantino sering bermain sepak bola selama kunjungan jika ada kesempatan. ***

Artikulli paraprakNottingham Forest vs Liverpool, Klopp Tak Remehkan Tim Zona Degradasi
Artikulli tjetërArema FC Berdiri Untuk Suporter dan Pemain, Tragedi Kanjuruhan Jangan Terulang Lagi