Pemain AC Milan merayakan gol di laga melawan Dinamo Zagreb. (Sumber Foto: Twitter/@acmilan)

OLENAS.ID – AC Milan membuka peluang lolos ke 16 besar Liga Champions setelah menang besar 4-0 atas Dinamo Zagreb di pertandingan Grup E di Stadion Maksimir, Zagreb, Rabu (26/10/2022) dini hari WIB. Namun pelatih Stefano Pioli mengingatkan pemainnya soal mentalitas di Liga Champions. Maksudnya?

Asa Milan ke babak knock out masih ada. Setelah ketar-ketir karena kalah 2-0 dari Chelsea dalam laga sebelumnya di kandang sendiri, Milan kemudian bangkit saat menyambangi markas Dinamo Zagreb.

Tidak tanggung-tanggung, Rossoneri mencetak 4 gol tanpa balas di pertandingan melawan Dinamo. Performa tim asuhan Pioli memang mengejutkan. Mereka seolah melupakan kegagalan di Stadion San Siro. Apalagi, mereka sesungguhnya menunjukkan tren positif di kompetisi Serie A Italia. Sebelumnya, Milan menang telak 4-1 atas Monza sehinga menjadi modal berharga saat kembali berlaga di Liga Champions.

Dalam duel away itu, Milan membuka kemenangan melalui Matteo Gabbia. Sundulan dia yang meneruskan tendangan bebas Marco Tonali sukses menjebol gawang Dinamo menit 39. Skor 1-0 bertahan sampai akhir babak pertama.

Saat babak ke-2 baru berjalan 4 menit, Milan menambah gol saat Rafael Leao menaklukkan kiper Dominik Livakovic. Selanjutnya, striker veteran Olivier Giroud mencetak gol dari titik penalti. Gol menit 59 ini membawa Milan unggul 3-0.

Dinamo kian babak-belur setelah Robert Ljubicic membuat gol bunuh diri, 10 menit kemudian. Skor 4-0 bertahan sampai akhir laga.

Kekalahan itu membuat Dinamo tersingkir di arena Liga Champions. Mereka menduduki dasar klasemen dengan memiliki 4 poin setelah menang dan imbang sekali.

Sebaliknya, Milan naik ke peringkat 2 dengan poin 7. Unggul satu poin dari RB Salzburg yang kehilangan poin karena dikalahkan Chelsea 2-1 di kandang sendiri. Mereka pun berpeluang lolos ke 16 besar.

Laga Penentuan Lawan RB Salzburg

Laga terakhir Milan melawan Salzburg akan menjadi penentuan karena peluang tim rival belum pupus. Milan sedikit diuntungkan karena di laga pada Rabu (3/11/2022) dini hari WIB, mereka bertindak sebagai tuan rumah. Apalagi, juara Liga Champions 7 kali ini hanya butuh imbang untuk mendampingi Chelsea yang sudah lolos.

Sebaliknya, Salzburg harus memenangkan laga itu bila ingin menyingkirkan Milan. Namun Pioli menyatakan tegas agar tim yang terlena. Menurut dia pemain harus memiliki mentalitas pemenang di Liga Champions. Bila hanya menargetkan imbang, mereka justru bisa kesulitan menghadapi Salzburg.

“Laga melawan Salzburg akan menjadi penentuan dan membuka peluang kami untuk meraih hasil lebih baik dibandingkan musim lalu,” kata Pioli seperti dikutip Football Italia.

Menanggapi kemenangan atas Dinamo, Pioli mengakui tim tak mudah melakukannya. “Kami mengalami kesulitan saat mengawali pertandingan. Bagi kami ini merupakan kemenangan yang bagus dan kami tinggal selangkah lagi. Kami berharap fans mendukung saat melawan Salzburg,” ucap dia lagi.

“Kami tahu tak boleh melakukan kesalahan. Kami tahu kekuatan kami maupun lawan. Jelas kami tak meremehkan siapa pun. Namun bila kami lolos dari penyisihan grup, tentu ini langkah maju bagi skuat,” kata Pioli.*

Artikulli paraprakDesakan Mulai Dilakukan, Apa Itu KLB PSSI?
Artikulli tjetërPT LIB Terus Berikan Perhatian dan Santunan Kepada Korban Tragedi Kanjuruhan