Pertandingan Brighton & Hove Albion melawan Chelsea. (Sumber foto: Twitter/@ChelseaFC)

OLENAS.ID – Mimpi buruk manajer Chelsea Graham Potter saat kembali ke Brighton & Hove Albion untuk melakoni pertandingan Liga Premier Inggris di Stadion Amex, Sabtu (29/10/2022). Mantan klub Potter malah mempermalukan Chelsea 4-1 dalam laga itu sehingga posisi mereka mendapat ancaman dari pesaingnya.

Rekor tak terkalahkan Potter selama menangani Chelsea berakhir sudah. Ironisnya, Brighton tanpa ampun yang memutus rekor sang mantan.

Ya, Potter meninggalkan Brighton pada September lalu untuk datang ke London. Dirinya menggantikan Thomas Tuchel yang dipecat menyusul hasil buruk The Blues. Kinerja Potter memang cukup bagus. Chelsea tak pernah kalah lagi dan sempat masuk 4 besar di kompetisi domestik. Potter juga membawa Chelsea ke babak knock-out Liga Champions.

Hanya, performa Chelsea agak menurun di Liga Inggris setelah bermain imbang melawan Brentford dan Manchester United. Duel melawan Man United di kandang sendiri berlangsung dramatis karena kemenangan mereka pupus setelah tim tamu menyamakan skor di menit terakhir.

Chelsea yang meraih 2 poin dari 2 laga sebelumnya kemudian digeser Newcastle United. Bahkan Newcastle berhasil menjauh usai menghabisi Aston Villa 4-0 sehingga mendapatkan 24 poin. Sementara, Chelsea tertinggal 3 poin setelah menelan kekalahan di laga tandang.

Tak hanya itu, Chelsea mendapat ancaman dari rivalnya, Manchester United yang menjamu West Ham United di Stadion Old Trafford, Minggu (30/10/2022). Man United yang memiliki poin 20 bakal menggeser Chelsea bila mengalahkan West Ham.

Brighton yang meraih kemenangan ke-5 langsung melesat ke peringkat 7 setelah mengantungi poin 18. Klub itu juga membuat rekor karena untuk pertama kali mencetak 4 gol di pertandingan liga.

Dalam pertandingan itu, Brighton memang tampil maksimal. Mereka seperti mengajari Chelsea bermain bola. Hanya dalam waktu 5 menit, gawang Chelsea sudah kebobolan lewat gol Leandro Trossard yang memanfaatkan kesalahan bek veteran Thiago Silva.

Bukannya bangkit, Chelsea malah kembali kemasukan 2 gol bunuh diri. Gelandang Ruben Loftus-Cheek membuat gol ke gawang sendiri saat berusaha membuang bola dari sepak pojok di menit 14. Selanjutnya, Trevoh Chalobah yang menaklukkan rekannya, kiper Kepa menjelang akhir babak pertama. Chelsea pun sudah tertinggal 3-0 di babak pertama.

Chelsea sempat memperkecil ketinggalan melalui Kai Havertz yang mencetak gol di menit 48. Namun gol itu tak membuat Chelsea bangkit. Mereka malah kembali kemasukan saat Pascal Gross mencetak gol di injury time. Skor 4-1 untuk Brighton.*

Artikulli paraprakGilang “Juragan 99” Mundur Sebagai Presiden Arema FC
Artikulli tjetërKLB PSSI Digelar Januari 2023