Timnas Inggris berlatih menjelang hadapi Iran (Foto : (AFP/Paul Ellis))

OLENAS.ID – Panasnya Qatar langsung membuat para pemain tim nasional Inggris mengeluh. Mereka mengatakan panas yang ada jauh lebih panas dari yang diduga. Mereka juga menghadapi suara azan subuh yang membangunkan dari tidur.

Jurnalis talkSPORT, Faye Carruthers melaporkan bagaimana situasi yang terjadi di kamp latihan Inggris. Menurutnya, ada banyak pemain Inggris yang mengeluhkan panasnya cuaca di Qatar.

“Sebelumnya suhunya 32 derajat dan saya baru saja bersama beberapa pemain di ruang media yang mereka buat di Al Wakrah sports complex dan setiap orang dari mereka bilang ‘Ini sangat panas, jauh lebih panas dari yang kami duga,” kata Carruthers.

Skuad Inggris mendarat di Bandara Internasional Hamad, Doha, Qatar pada Selasa (15/11/2022) malam waktu setempat. Three Lions akan menghadapi laga perdana Grup B melawan Iran di Stadion Internasional Khalifa pada Senin, 21 November.

Inggris tiba di Qatar pada Selasa (15/11). Pada Rabu (16/11) pagi waktu setempat The Three Lions menggelar latihan ringan di lingkungan Hotel Souk Al Wakra. Hotel Inggris ini terletak di tepi Teluk Persia.

Pelatih Inggris Gareth Southgate membuat sedikit perubahan pada jadwal latihan timnya demi memastikan tenaga pemainnya tak terkuras oleh panasnya hawa gurun sahara. Oleh karena latihan pertama hanya digelar dengan tensi ringan. Latihan jelang laga pembuka juga akan digelar pada pagi hari.

Harry Kane dan kawan-kawan hanya sekadar berlatih peregangan dan yoga di tengah cuaca panas terik di Qatar yang berkisar 33 derajat.

“Suhu di sini (kamp latihan Inggris) 32 derajat sekitar pukul 16.30 dan turun, ada sedikit angin sepoi-sepoi. Tentu saja, laga Inggris akan dimainkan pada pukul 16.00 waktu setempat dan suhu akan ada di sekitar itu,” kata Carruthers.

Latihan timnas Inggris, begitu juga timnas lainnya, bertujuan sebagai aklimatisasi atau adaptasi dengan cuaca di Qatar. Piala Dunia 2022 terkenal berbeda dengan Piala Dunia lain yang biasa digelar pada pertengahan tahun atau musim panas.

Dengan digelar di Timur Tengah, peserta Piala Dunia 2022 akan menghadapi masalah dengan cuaca panas. Karena itu Piala Dunia digelar pada akhir tahun guna menghindari cuaca yang lebih panas saat pertengahan tahun.

Panasnya cuaca di sekitaran hotel membuat ofisial Inggris harus memberikan setiap pemain satu botol air dingin.

Cuaca panas ini akan jadi salah satu tantangan bagi tim asuhan Gareth Southgate di Piala Dunia 2022.

Tantangan lainnya adalah azan subuh. Runner up Euro 2020 ini akan ‘dibangunkan’ lebih awal oleh azan yang berkumandang dari pengeras suara masjid yang ada di sebelah hotel.

Dikutip dari Daily Mail, tidak hanya itu, suara unta yang kandangnya terletak di pantai di luar kamar pemain juga bisa jadi pengganggu lain bagi Inggris yang pertama dan terakhir kali menjuarai Piala Dunia 1966 di kendang sendiri.

Artikulli paraprakMoonton Games dan Garudaku Akademi Dorong Pertumbuhan Ekosistem Esports Indonesia
Artikulli tjetërUngkapkan Simpati, Inggris Ajak Pekerja Migran di Qatar Berlatih Bersama