Inggris rayakan gol saat lawan Iran di Piala Dunia 2022. (Sumber Foto: Twitter/@FIFAWorldCup)

OLENAS.ID – Inggris mulai menebar ancaman, dan membuktikan dirinya sebagai calon kuat menjuarai Piala Dunia 2022. Iran dipermak habis dengan skor 6-2 dalam pertandingan pertama mereka di Stadion Khalifa International, Senin (21/11/2022) pukul 20.00 WIB.

Para pemain Inggris membuktikan dirinya dari keraguan banyak orang. Bek Harry Maguire bermain gemilang, bertahan dengan apik dan memberi assist ke Raheem Sterling bagi terciptanya gol ketiga Inggris.

Pemain-pemain muda juga menunjukkan taringnya, yang memberikan harapan bagi persepakbolaan Inggris di masa depan. Dikutip dari Sofa Score, Inggris mendominasi penguasaan bola hingga 78 persen, sementara Iran hanya 22 persen.

Selain itu The Three Lions mencatat 13 peluang dengan 7 di antaranya menjadi tembakan tepat sasaran. Sedangkan Tim Melli hanya membukukan tiga shots on target dari total 8 kesempatan.

Di menit-menit awal kedua tim berusaha adaptasi dengan permainan. Inggris mulai memasuki pertahanan Iran di menit ke-4. Sempat terjadi protes ketika Maguire dijatuhkan di kotak penalti, dipeluk oleh bek Iran, Rouzbeh Chesmi. Namun wasit Raphael Claus menilai itu bukan pelanggaran.

Maguire mendapat peluang pada menit ke-8 .Namun tembakan kaki kirinya hanya melebar ke arah kanan gawang Iran yang dijaga oleh Alireza Bairanvand.

Pertandingan sempat berhenti selama beberapa menit setelah Beiranvand dan Majid Hosseini berbenturan saat mencoba menyelamatkan bola. Beiranvand tergeletak di lapangan dan harus mendapat perawatan.

Kiper berusia 30 tahun itu ditarik keluar setelah kondisinya dianggap tidak memungkinkan untuk bertahan di lapangan. Ia digantikan Hossein Hosseini.

Bukayo Saka mendapatkan peluang pertamanya di menit ke-27. Namun bola masih bisa diamankan oleh Hosseini. Mason Mount ganti mengancam gawang Iran tiga menit kemudian. Sayangnya tembakannya melebar ke kiri gawang Iran.

Jude Bellingham, gelandang berusia 19 tahun, akhirnya membuka gol bagi inggris di menit ke-34. Pemain Borussia Dortmund itu menyambar umpan silang Luke Shaw dari kotak penalti dengan sundulan yang mematikan yang akhirnya membuka keunggulan Inggris lewat tandukannya pada menit ke-34.

Gelandang berusia 19 tahun itu menyambar umpan silang Luke Shaw dari dalam kotak penalti dengan sundulan yang tidak bisa dihalau oleh Hosseini. Ini merupakan gol perdana Bellingham untuk Inggris.

Kegembiraan Inggris berlanjut pada menit ke-43 ketika Bukayo Saka menggandakan keunggulan lewat kaki kirinya. Pemain berusia 21 tahun itu menyambut umpan tandukan Maguire.

Inggris semakin bersemangat berkat aksi cemerlang dua pemain belianya. Sterling menambah keunggulan Inggris lewat gol ketiga setelah menerima umpan dari Harry Kane. Keunggulan 3-0 Inggris bertahan hingga turun minum.

Iran mencoba memperkecil margin dengan bermain lebih menyerang saat babak kedua berjalan. Alih-alih membalas, gawang Iran kembali terkoyak untuk keempat kalinya. Saka mencetak brace di menit ke-62 dengan kaki kirinya.

Gol yang ditunggu-tunggu Iran datang tiga menit kemudian. Ujung tombak Iran, Mehdi Taremi menjebol gawang Inggris yang dijaga Pickford dengan kaki kanannya, memanfaatkan umpan silang Ali Gholizadeh.

Belum habis rasa terkejut karena gol Taremi, Inggris harus kehilangan Maguire karena cedera, dan digantikan Erick Dier.

Gol kelima tercipta dari Marcus Rashford yang masuk sebagai pemain pengganti. Hanya butuh waktu 49 detik setelah masuk ke lapangan. Mendapat umpan dari Harry Kane, Rashford melepas tembakan kaki kiri dari tengah kotak penalti.

Skor 5-1 bertahan hingga pertandingan memasuki menit ke-80. Sepuluh menit kemudian Jack Grealish melengkapi pesta gol Inggris setelah menyambut umpan Callum Wilson.

Iran memperkecil kekalahan pada injury time kembali lewat Taremi yang mampu mengeksekusi penalti. Gol Taremi tersebut menjadi penutup hujan 8 gol antara Inggris dan Iran.*

Artikulli paraprakRatusan Karyawan Twitter Mundur, Melawan Ultimatum Elon Musk
Artikulli tjetërArab Saudi Cetak Sejarah, Tumbangkan Argentina 2-1