• Minggu, 5 Februari 2023

Fajar/Rian Dipaksa Kerja Keras, Langkah Mudah Kevin/Marcus Lewati Babak Pertama

- Selasa, 24 Januari 2023 | 22:58 WIB
Ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto berlaga di BWF World Tour Super 500 Indonesia Masters 2023 di Istora Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta. (Twitter @INABadminton)
Ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto berlaga di BWF World Tour Super 500 Indonesia Masters 2023 di Istora Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta. (Twitter @INABadminton)

OLENAS.ID - Ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto dipaksa bekerja keras saat melawan rekan sendiri Pramudya Kusumawardana/Yeremia Yacob Rambitan di kejuaraan bulutangkis BWF World Tour Super 500 Indonesia Masters 2023 di Istora Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, Selasa, 24 Januari 2023. Sebaliknya, ganda Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon melewat babak pertama dengan mudah.

Fajar/Rian harus menyelesaikan laga dengan tiga gim 18-21, 21-14, 21-10. Bagaimana tidak, duet Pramudya/Yeremia mampu memberi perlawanan ketat sehingga terjadi saling kejar angka sejak gim pertama.

Pramudya/Yeremia menunjukkan performa terbaik dan jarang melakukan kesalahan sehingga mampu memenangi gim itu 18-21.

Baca Juga: Dulu Venna Melinda Tak Mau Tahu Omongan Anggita Novita Soal Ferry Irawan, Kini Ia Merasakan Akibatnya

Pada gim kedua, Fajar/Rian mulai bangkit dan berbalik menekan lawannya. Mereka mampu mendominasi dan selalu unggul sehingga menang dengan skor 21-14.

Kemenangan itu menjadikan mereka kian percaya diri. Namun Pramudya/Yeremia juga memberikan perlawanan meski akhirnya gim itu menjadi milik Fajar/Rian dengan skor 21-10.

Dengan kemenangan ini, Fajar/Rian melangkah ke babak selanjutnya. Mereka kemungkinan menghadapi wakil Prancis Christo Popov/Toma Junior Popov bila mampu menyingkirkan ganda Taiwan Chang Ko-chi/Po Li-wei.

"Harus diakui, mereka bermain sangat bagus," kata Rian menanggapi penampilan Pramudya/Yeremia.

Baca Juga: Untuk Kali Pertama Sejak 1996, Pemain Real Madrid akan Menyeberang ke Barcelona

"Di gim pertama kami mengalami kesulitan dan keteteran dari servis dan bola-bola drive. Tetapi kami tak menyerah. Apalagi, di sini angin dan shuttlecock berbeda dengan di India. Jadi, kami harus cepat adaptasi," ujar dia.

Halaman:

Editor: Gonang Susatio

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kalah di Kandang, Gresik Petrokimia Minta Maaf

Minggu, 5 Februari 2023 | 08:26 WIB

Pembaruan Basket DKI Jakarta ala Lexyndo Hakim

Senin, 16 Januari 2023 | 22:15 WIB
X